- Get link
- X
- Other Apps
ARTIKEL UNGGULAN
Posted by
KELUARGA MANDIRI
on
- Get link
- X
- Other Apps
ORANG KAYA VS ORANG DHU'AFA - Sedekah Bukan Hanya Tentang Uang
by : Zaharuddin
Assalamu Alaikum Wr, Wb.
Syukur kita panjatkan kehadirat Allah, atas segala karunianya sehingga masih sempat berinteraksi pada kesempatan ini. Salawat dan taslim kepada Nabi Muhammad Saw, tauladan seluruh umat manusia atas akhlakul karimahnya.
Kepada seluruh pengunjung dan pembaca yang budiman, kami doakan agar senantiasa mendapat kesehatan, dilancarkan resekinya, dimudahkan urusannya, selalu dalam lindungan, ridha dan rahmat Allah. Amin ya Rabbal alamin.
Pada kesempatan yang penuh mubarakah ini, saya ingin mengangkat sebuah hadis riwayat dari imam Muslim. Hadis ini berkaitan dengan Amal perbuatan kita dalam sehari-hari. Saya ingin memberikan sedikit perbandingan mengenai amal kebajikan seorang yang memiliki kemampuan ekonomi di bawah standar rata-rata atau dalam kategori golongan dhu'afa. Dibandingkan dengan amal kebajikan orang yang kemampuan ekonominya jauh labih dari kata cukup atau golongan kaya.
Jika seandainya kedua golongan ini memiliki iman dan taqwa yang sama (50 :50), seimbang, semangat dalam beribadah juga sama. Seperti golongan dhu'afa rajin shalat jama'ah 5 waktu di mesjid. Begitu pula dengan golongan yang kaya, dalam ibadah lain juga sama, seperti dari segi keihklasan, rajin mengaji, melaksanakan berbagai macam ibadah sunnah. Semua memiliki kemampuan seri, imbang, kecuali 1 hal yakni golongan kaya mampu beramal saleh yang lebih besar dari segi kepedulian melalui sedekah atau infak dalam jumlah yang besar, tapi golongan dhu'afa belum mampu mencapai dan melakukan hal ini.
Dapat dipahami dari paragraf di atas bahwa jika orang kaya berebut pahala dalam mencari ridha dan rahmat Allah melalui sedekah maka mereka sangat berpotensi mendapatkannya karena mereka memiliki kecukupan dari segi ekonomi. Berbeda dari orang yang kehidupan ekonominya sangat kurang dan bahkan tidak berkecukupan.Jika golongan dhu'afa ingin bersedekah maka kemungkinan mereka juga bisa namun hanya berapa saja yang bisa mereka keluarkan dibandingkan mereka yang berkecukupan.
Pembahasan ini tidak berati mengucilkan golongan dhu'afa, akan tetapi sebaliknya, ini adalah semangat baru bagi golongan orang yang berkecukupan untuk mencari ridha Allah dengan cara memngumpulkan pahala sebanyak mungkin dari harta-harta yang mereka miliki,seperi zakat, infak, sedekah jariyah, waqaf, membantu yang lemah, pokoknya semua jenis kebaikan, ibadah, yang berhubungan dengan ekonomi atau harta. Bahkan golongan orang kaya memilki undangan khusus dari Allah dan Nabinya dalam berkunjung ke Baitullah bagi orang yang mampu. Dilakukan dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur kepada Allah, tanpa pamrih dan semata-mata karena mengharpakan ridah dan rahmat Allah. mencoba menyerupai sifat pemurahnya Nabi Ibrahim dalam berkurban bahkan anaknya pun hendak di kurbankan kepada Allah pada saat itu.
Bukankah hal ini sangat luar biasa? Olehnya itu, sahabat - sahabat yang saya cintai, harta di dunia ini hanyalah pinjaman dari Allah, harta itu akan menjadi milik paten kita bila kita menafkahkannya ke dalam jalan yang diridhai. Harta dunia tidak akan membela kita saat meninggal. Justru harta akan menjadi beban tanggungan karena kita akan ditanyai sumber didapatkannya dan kemana arah menggunakannya. Jika ia digunakan di jalan Allah maka selamat dan beruntunglah kita, dan jika digunakan ke jalan yang dibenci Allah maka tunggulah siksaan yang pedih. Dengan demikian, selagi masih hidup dan memiliki harta maka segeralah menafkahkannya, agar harta itu tidak menjadi lagi beban tanggung jawab dan menjadi ujian kepada kita.
Akan tetapi sampai disini, jangan ada yang salah paham dulu. Mengeluarkan nafkah bukan berarti kita harus mengeluarkannya ke sembarang penerima. Dapat juga dikatakan seperti memberi nafkah kepada istri, orang tua, mertua, anak, saudara, kerabat terdekat beserta sanak family lainnya.
ARTIKEL TERKAIT : Bacalah ! Hal yang jarang diketahui, menafkahi orang tua
Hanya saja, dalam artikel ini, saya tidak membahas panjang lebar mengenai sebuah harta yang dinafkahkan ke jalan yang diridhai Allah akan di gantikan berkali-lipat oleh Allah. Tapi jangan jadikan ini sebagai niat utama dalam menutut ganti akan harta yang di nafkahkan.krena dikhawatirkannya mengenai rasa keihklasann dalam mengeluarkan harta berubah arah dari mengharapkan ridha Allah semata bukan karean menuntut ganti yang lebih banyak lagi. meskipun kedua perkara ini masing masing memiliki dalil yang kuat, hanya dibedakan dari segi niat dan maksudnya.
SEDEKAH BUKAN HANYA TENTANG UANG
Sahabat-sahabat ku yang saya cintai, mayoritas paragraf di atas berbicara tentang ibadah terkait dengan ekonomi, baik dari sedekah, infaq dan sebagainya. inilah yang membedakan antara orang yang mampu dan tidak mampu atau sebagaimana dalam pembahasan di atas terdapat golongan kaya dan ada juga golongan du'afa.
Pembahasan tentang sedekah dari orang kaya ini, pernah terjadi pada masa Nabi Saw, sebagaimana hadis yang diriwayatakan oleh imam Muslim, sebagaimana berikut :
Dalam hadis di atas, sepertinya antusias berlomba dalam berbuat kebaikan pada masa Nabi sangat kental bagi orang yang beriman kepadanya. Terlihat dari sisi rasa iri sahabat dalam menilai orang yang tajir berduit lebih berpeluang mendapatkan pahala yang lebih banyak karena harta yang mereka miliki, seperti orang kaya juga rajin ibadah wajib, puasa dan shalat, dan lain-lain, begitupula dengan ibadah sunnah, bahkan orang kaya lebih banyak bersedekah dari harta mereka sebagaimana dalam hadis.
Maka dari sinilah, pembahasan dalam paragraf-paragraf sebelumnya dapat dilanjutkan tentang perbedaan orang kaya dan du'afa dalam hal ibadah utamanya yang berkaitan dengan harta benda, sebagaimana dapat dilihat dalam lanjutan hadis di atas :
Rasulullah terus memberi semangat kepada sahabat untuk terus menambah dan memaksimalkan diri dalam beribadah dengan mengatakan bahwa ketahuilah di setiap tasbih itu adalah sedekah, takbir, tahmid, tahlil juga ada sedekah, amar ma'ruf nahi mungkar juga sedekah.
Bahkan Nabi mengatakan dalam kemalauan seseorang terdapat juga sedekah. Sehingga para sahabat bertanya bahwa jika kita meyalurkan syahwat, maka kita akan mendapatkan pahala? Nabi langsung membalas bahwa ketika kita menyalurkan ke tempat yang terlarang maka kita akan mendapat dosan, dan begitupula dengan menyalurkannya ke tempat yang halal (istri) maka akan dapat pahala juga.
Hadis di atas memiliki banyak hikmah yang bisa kita petik, seperti :
by : Zaharuddin
Assalamu Alaikum Wr, Wb.
Syukur kita panjatkan kehadirat Allah, atas segala karunianya sehingga masih sempat berinteraksi pada kesempatan ini. Salawat dan taslim kepada Nabi Muhammad Saw, tauladan seluruh umat manusia atas akhlakul karimahnya.
Kepada seluruh pengunjung dan pembaca yang budiman, kami doakan agar senantiasa mendapat kesehatan, dilancarkan resekinya, dimudahkan urusannya, selalu dalam lindungan, ridha dan rahmat Allah. Amin ya Rabbal alamin.
Pada kesempatan yang penuh mubarakah ini, saya ingin mengangkat sebuah hadis riwayat dari imam Muslim. Hadis ini berkaitan dengan Amal perbuatan kita dalam sehari-hari. Saya ingin memberikan sedikit perbandingan mengenai amal kebajikan seorang yang memiliki kemampuan ekonomi di bawah standar rata-rata atau dalam kategori golongan dhu'afa. Dibandingkan dengan amal kebajikan orang yang kemampuan ekonominya jauh labih dari kata cukup atau golongan kaya.
Jika seandainya kedua golongan ini memiliki iman dan taqwa yang sama (50 :50), seimbang, semangat dalam beribadah juga sama. Seperti golongan dhu'afa rajin shalat jama'ah 5 waktu di mesjid. Begitu pula dengan golongan yang kaya, dalam ibadah lain juga sama, seperti dari segi keihklasan, rajin mengaji, melaksanakan berbagai macam ibadah sunnah. Semua memiliki kemampuan seri, imbang, kecuali 1 hal yakni golongan kaya mampu beramal saleh yang lebih besar dari segi kepedulian melalui sedekah atau infak dalam jumlah yang besar, tapi golongan dhu'afa belum mampu mencapai dan melakukan hal ini.
Dapat dipahami dari paragraf di atas bahwa jika orang kaya berebut pahala dalam mencari ridha dan rahmat Allah melalui sedekah maka mereka sangat berpotensi mendapatkannya karena mereka memiliki kecukupan dari segi ekonomi. Berbeda dari orang yang kehidupan ekonominya sangat kurang dan bahkan tidak berkecukupan.Jika golongan dhu'afa ingin bersedekah maka kemungkinan mereka juga bisa namun hanya berapa saja yang bisa mereka keluarkan dibandingkan mereka yang berkecukupan.
Pembahasan ini tidak berati mengucilkan golongan dhu'afa, akan tetapi sebaliknya, ini adalah semangat baru bagi golongan orang yang berkecukupan untuk mencari ridha Allah dengan cara memngumpulkan pahala sebanyak mungkin dari harta-harta yang mereka miliki,seperi zakat, infak, sedekah jariyah, waqaf, membantu yang lemah, pokoknya semua jenis kebaikan, ibadah, yang berhubungan dengan ekonomi atau harta. Bahkan golongan orang kaya memilki undangan khusus dari Allah dan Nabinya dalam berkunjung ke Baitullah bagi orang yang mampu. Dilakukan dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur kepada Allah, tanpa pamrih dan semata-mata karena mengharpakan ridah dan rahmat Allah. mencoba menyerupai sifat pemurahnya Nabi Ibrahim dalam berkurban bahkan anaknya pun hendak di kurbankan kepada Allah pada saat itu.
Bukankah hal ini sangat luar biasa? Olehnya itu, sahabat - sahabat yang saya cintai, harta di dunia ini hanyalah pinjaman dari Allah, harta itu akan menjadi milik paten kita bila kita menafkahkannya ke dalam jalan yang diridhai. Harta dunia tidak akan membela kita saat meninggal. Justru harta akan menjadi beban tanggungan karena kita akan ditanyai sumber didapatkannya dan kemana arah menggunakannya. Jika ia digunakan di jalan Allah maka selamat dan beruntunglah kita, dan jika digunakan ke jalan yang dibenci Allah maka tunggulah siksaan yang pedih. Dengan demikian, selagi masih hidup dan memiliki harta maka segeralah menafkahkannya, agar harta itu tidak menjadi lagi beban tanggung jawab dan menjadi ujian kepada kita.
Akan tetapi sampai disini, jangan ada yang salah paham dulu. Mengeluarkan nafkah bukan berarti kita harus mengeluarkannya ke sembarang penerima. Dapat juga dikatakan seperti memberi nafkah kepada istri, orang tua, mertua, anak, saudara, kerabat terdekat beserta sanak family lainnya.
ARTIKEL TERKAIT : Bacalah ! Hal yang jarang diketahui, menafkahi orang tua
Hanya saja, dalam artikel ini, saya tidak membahas panjang lebar mengenai sebuah harta yang dinafkahkan ke jalan yang diridhai Allah akan di gantikan berkali-lipat oleh Allah. Tapi jangan jadikan ini sebagai niat utama dalam menutut ganti akan harta yang di nafkahkan.krena dikhawatirkannya mengenai rasa keihklasann dalam mengeluarkan harta berubah arah dari mengharapkan ridha Allah semata bukan karean menuntut ganti yang lebih banyak lagi. meskipun kedua perkara ini masing masing memiliki dalil yang kuat, hanya dibedakan dari segi niat dan maksudnya.
SEDEKAH BUKAN HANYA TENTANG UANG
Sahabat-sahabat ku yang saya cintai, mayoritas paragraf di atas berbicara tentang ibadah terkait dengan ekonomi, baik dari sedekah, infaq dan sebagainya. inilah yang membedakan antara orang yang mampu dan tidak mampu atau sebagaimana dalam pembahasan di atas terdapat golongan kaya dan ada juga golongan du'afa.
Pembahasan tentang sedekah dari orang kaya ini, pernah terjadi pada masa Nabi Saw, sebagaimana hadis yang diriwayatakan oleh imam Muslim, sebagaimana berikut :
(Klik Gambar - Teks Lebih Jelas)
Dalam hadis di atas, sepertinya antusias berlomba dalam berbuat kebaikan pada masa Nabi sangat kental bagi orang yang beriman kepadanya. Terlihat dari sisi rasa iri sahabat dalam menilai orang yang tajir berduit lebih berpeluang mendapatkan pahala yang lebih banyak karena harta yang mereka miliki, seperti orang kaya juga rajin ibadah wajib, puasa dan shalat, dan lain-lain, begitupula dengan ibadah sunnah, bahkan orang kaya lebih banyak bersedekah dari harta mereka sebagaimana dalam hadis.
Maka dari sinilah, pembahasan dalam paragraf-paragraf sebelumnya dapat dilanjutkan tentang perbedaan orang kaya dan du'afa dalam hal ibadah utamanya yang berkaitan dengan harta benda, sebagaimana dapat dilihat dalam lanjutan hadis di atas :
(Klik Gambar - Teks Lebih Jelas)
Rasulullah terus memberi semangat kepada sahabat untuk terus menambah dan memaksimalkan diri dalam beribadah dengan mengatakan bahwa ketahuilah di setiap tasbih itu adalah sedekah, takbir, tahmid, tahlil juga ada sedekah, amar ma'ruf nahi mungkar juga sedekah.
Bahkan Nabi mengatakan dalam kemalauan seseorang terdapat juga sedekah. Sehingga para sahabat bertanya bahwa jika kita meyalurkan syahwat, maka kita akan mendapatkan pahala? Nabi langsung membalas bahwa ketika kita menyalurkan ke tempat yang terlarang maka kita akan mendapat dosan, dan begitupula dengan menyalurkannya ke tempat yang halal (istri) maka akan dapat pahala juga.
Hadis di atas memiliki banyak hikmah yang bisa kita petik, seperti :
- Banyak jalan dalam bersedekah, bahkan senyum juga sedekah
- Sedekah itu bukan cuma dalam bentuk uang
- Berlomba dalam kebaikan
- Jangan putus asa dalam beribadah, maksimalkan, masih banyak peluang lain.
- Orang kaya memiliki kelebihan lain yakni mendapatkan panggilan spesial dan segera dari Allah dan Nabinya untuk berkunjung ke baitullah karena termasuk orang yang sudah mampu ekonomi, sisa mempersiapkan kemampuan kesehatan.
- Sepertinya orang kaya berpeluang lebih unggul dalam perihal ekonomi bila dia memanfaatkan ke jalan yang di ridhai dengan penuh keihklasan , tanpa pamrih dan penuh rasa syukur.
- Demikan poin berdasarkan hadis
Saya kira cukup sekian dulu dalam pertemuan kali ini, ambillah manfaatnya dan biarlah kesalahannya untuk kami perbaiki.
Sekian
Wassalam
Popular Posts
NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN dalam Hadis
NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN - Hadis tentang Pahala Berlipat Ganda by : Zaharuddin Assalamu Alaikum Wr. Wb. Kembali lagi berjumpa bersama kami dalam motivasiibadah.com , sebuah kesyukuran karena masih bisa berinteraksi sampai saat sekarang ini, tak lupa kita kirimkan salawat kepada Nabi Muhammad Saw yang telah menunjukkan kita kepada jalan-jalan kebaikan dan menjauhkan kita dari jalan keburukan. Pada beberapa pertemuan sebelumnya, telah kita bahas mengenai konsistensi dalam beribadah, baik dari segi mengontrol mindset dan niat dalam beribadah, begitupula karena faktor kebiasaan yang bisa membantu seseorang agar tetap semangat dalam melaksanakan kebaikan dan bernilai ibadah kepada Allah Swt . ARTIKEL TERKAIT : Cara Semangat ibadah- Mengontrol Mindset dan Niat positif dan baca Juga Tentang Faktor Kebiasaan dan Ketekunan BAGAIMANAKAH ALLAH MEMBALAS KEBAIKAN ITU ? Semangat dalam melakukan s...
DEFENISI DAN HUKUM MAF'UL BIH
BAB I PENDAHULUAN A . Latar Belakang Bahasa Arab sebagai bahasa al- Qur’an dan hadis yang keduanya sumber ajaran pokok(primer) Islam dan kedua sumber ajaran Islam itu harus diamalkan. Namun demikian, tak dapat kita pungkiri bahwa mempelajari bahkan menguasai bahasa Arab tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi bukan berarti kita tidak mempelajarinya. Karena bahasa Arab mempunyai karakter dan keistimewaan tersendiri yang berbeda, bahkan mungkin tidak dimiliki oleh bahasa-bahasa yang lain. Al-Lughah al-‘Arabiyyah merupakan kata yang menerangkan gaya bahasa arab, sedangkan tentang ‘Ulum al-‘Arabiyyah adalah ilmu yang membahas cara pengucapan dan penulisan yakni Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah seperti ‘ Ilm al-sharf wa al-Nahwu Makalah ini merupakan sebagian dari Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah , ilmu ini mengajarkan agar memudahkan dalam pemakaian gaya bahasa, jelas maknanya, dan mendekatkan pemahaman kita sebagai al-Muta’allimin B . Rumusan Masalah ...
Bunga Imitasi, Cara Percantik Rumah
Bunga Imitasi , Cara Percantik Rumah Life Style dalam motivasi ibadah kali ini memberi apresiasi tertulis bagi jiwa kreatif yang terus produktif. Aktifitasnya mampu memberi solusi dan membantu sebagian kalangan. Bunga, sering dijadikan sebagai hiasan banyak orang karena ia mampu memberi nilai positif tersendiri saat terpajang di suatu tempat. Tentunya, ia akan memiliki harga rupiah ( Indonesia Rupiah ) karena suasana cantik yang dihasilkan saat memajang bunga hias itu. Takkala hebohnya, bila bunga hias ini dilirik oleh orang yang memang memiliki hobby dan kesukaan dalam mendekor, merangkai helai dan daun yang cocok, menata ruang dan tempat yang cocok di hias dengan bunga. Maka ia akan familiar dan terkenal dengan keelokannya karena di tata oleh orang tepat. Sehingga, jangan heran bila ia memiliki harga yang lumayan cantik juga.. Bunga hias , sebagian memilih yang hidup dan sebagian juga memilih yang imitasi (hias tidak hidup). Masing masing memiliki alasan tersendiri dan ...
Hadis tentang Larangan Menyiksa Hewan
LARANGAN MENYIKSA HEWAN TANPA HAK DAN PERINTAH MEMBUNUH HEWAN YANG BERBAHAYA by : Zaharuddin Dalam sebuah hadis dari kitan al-Nasaiy yang berbunyi : ( Klik Gambar - Teks Lebih Jelas ) Terlihat sangat jelas dalam teks hadis di atas, bilamana seseorang membunuh seekor burung tanpa ada tujuan tertentu untuk dimanfaatkan maka itu merupakan sebuah tidakan yang akan dimintai pertanggung jawabnnya di sisi Allah. Jika melihat teks " Saalallahu " Allah akan memintai pertanggung jawabannya, sebagaimana dalam kitan faidh al-Qadir mengenai hadis ini bahwa kata itu dipahami sebagai sebuah hukuman, siksaan di hari kemudian. Manusia hidup di muka bumi tidak seorang diri melainkan bersama makhluk ciptaan Allah lainnya seperti tumbuh-tumbuhan dan hewan. Semua mempunyai peran dalam kehidupannya masing-masing. Olehnya itu, semua makhluk dituntut untuk hidup damai dan saling memberi manfaat. Manusia dan hewan bisa mempunyai hubungan erat lay...
VIDEO - Penyaluran Zakat Langsung Ke Mustahik YATIM DHUAFA - Sanggar Tamarunang Makassar
VIDEO - Penyaluran Zakat Langsung Ke Mustahik YATIM DHUAFA - Sanggar Tamarunang Makassar Salah satu video saat penyaluran zakat sedekah langsung ke mustahiq YATIM DUAFA di SANGGAR TAMARUNANG Sanggar Tamarunang adalah salah 1 bagian dari Yayasan Yatim Mandiri Makassar yang terdaftar di BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL - BAZNAS.
DISKURSUS QIRA`AH SAB`AH DALAM KITAB AL-TAYSIR FI AL-QIRA`ATI AL-SAB`I
LAMBAT MANDI JUNUB SAAT PUASA RAMADHAN
Assalamu Alaikum Wr Wb. Pertama yang ingin di sampaikan terkait tema kali ini adalah batalnya puasa. Salah satu hal yang dapat membatalkan puasa adalah makan dan minum. Selain daripada itu ialah bersenggama atau berhubungan badan/bercampur dengan istri di saat sesahg berpuasa dari terbit matahari/imsak hingga terbenam matahari/buka puasa. Pada dasar hukumnya, Dalam al-Qur'an, Allah mengijinkan berhubungan badan bersama istri pada malam hari sebelum imsak. Karena apabila telah melewati waktu imsak melakukan hubungan badan maka secara otomatis puasa jadi batal. Jadi, silahkan, bagi yang tidak bisa menahan nafsu di malam hari, maka datanglah kepada istri. Yang jelasnya, bukan pada istri orang lain, maka itu lebih parah lagi. Selanjutnya adalah ada banyak kebiasaan suami istri pada saat setelah berhubungan badan, mereka tidak langsung mandi junub, pasalnya adalah masih tengah malam, masih dingin, dan faktor kesehatan juga berbahaya. Jadi, banyak yang menunda mandi junubnya hingga sub...
cara agar semangat beribadah - KEBIASAAN dan KETEKUNAN
FAKTOR KEBIASAAN dan KETEKUNAN by ; Zaharuddin "Tempuhlah wahai anakku, jalan yang ditempuh para tokoh- Beperilakulah dengan kebiasaan termulia" (Balagatul Hukama by. Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A) Assalamu Alaikum Wr. Wb Pertama-tama, tetap bersyukur kepada Allah karena iman dan takwa senantiasa ada dalam hati, serta salawat dan taslim kepaada junjungan Nabi besar kita Muhammad SAW sebagai tauladan kita. Pembahasan sebelumnya tentang 'taubat dan konsisten' dan saya mengatakan bahwa sangat berkaitan dengan pembahasan selanjutnya. Nah, inilah yang kita bahas pada pertemuan kali ini yakni KEBIASAAN dan KETEKUNAN. Pernahkah anda mendengar pepatah 'ala bisa karena biasa'? Suatu kegiatan akan mudah terlaksana dan diselesaikan, karena proses kerjanya sudah biasa dilakukan sebelumnya. Seperti halnya pelajaran matematika, fisika, kimia, serta pelajaran lainnya yang membutu...
Cara Taubat Nasuha
TAUBAT dan KONSISTEN Oleh ; Zaharuddin at 13 April 2020 Assalamu Alaikum wr. wb Rasa Syukur ini tak lupa kita panjatkan kehadirat Allah atas segala nikmat-Nya kepada kita semua serta marilah kita bersalawat kepada Rasulullah Muhammad Saw sebagai Suri tauladan kepada seluruh umat manusia. Kembali lagi berjumpa pada kesempatan yang penuh mubarakah ini, pada pertemuan sebelumnya, telah kita bahas mengenai pentingnya mengontrol niat dan pola pikir agar bisa menjalankan ibadah yang lebih giat lagi. Perlu kita ketahui juga bahwa dalam pembahasan sebelumnya, secara tidak langsung telah terdapat keterkaitan dengan apa yang akan kita bahas pada pertemuan kali ini. Pada pertemuan sebelumnya, mengontrol pola pikir yang harus dilakukan setiap saat karena ada niat ingin berubah, niat ingin berubah menjadi lebih baik inilah yang akan kita bicarakan kali ini. Poin Kedua ; Taubat dan Konsisten (Po...
6 Wasiat Nabi Saw - Materi Ceramah
CERAMAH RAMADHAN 2025 6 Wasiat Nabi Saw - Materi Ceramah by : Zaharuddin Pemimpin yang memerintahkan kepada yang keji dan mungkar maka tidak perlu di patuhi Assalamu Alaikum warahmatullah wabaraktuh Alhamdulillah rabbil alamin, nahmaduhu wanastainuhi wanastagfiruh wanaudzubillah min syururi ampusina wasayyiati a'malina, man yahdillah falamudillalah waman yudlil fala hadiyalah. Wassalatu wassalamu ala asyrafil anbiyai walmursalin, sayyidina muhammadin waala alih waashabih ajmain. Ammaa ba'du. Sebuah kesyukuran besar bagi kaum muslimin karena telah dianugrahi pedoman / petunjuk ke jalan yang lurus, tuntunan agar mampu menitih jalan yang tepat menuju kebahagiaan abadi di akhirat kelak yakni Al quran dan hadis Nabi Saw yang sebaiknya dipegang teguh agar iman tidak goyang sebelum hari kiamat terjadi. Olehnya itu, patut mengirimkan salawat dan salam kepada Nabi Muhammad karena telah menyampaikan , menjelaskan, dan membimbing kaum muslimin agar senantiasa konsisten bera...
KONTEN TERBAIK LAINNYA
NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN dalam Hadis
NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN - Hadis tentang Pahala Berlipat Ganda by : Zaharuddin Assalamu Alaikum Wr. Wb. Kembali lagi berjumpa bersama kami dalam motivasiibadah.com , sebuah kesyukuran karena masih bisa berinteraksi sampai saat sekarang ini, tak lupa kita kirimkan salawat kepada Nabi Muhammad Saw yang telah menunjukkan kita kepada jalan-jalan kebaikan dan menjauhkan kita dari jalan keburukan. Pada beberapa pertemuan sebelumnya, telah kita bahas mengenai konsistensi dalam beribadah, baik dari segi mengontrol mindset dan niat dalam beribadah, begitupula karena faktor kebiasaan yang bisa membantu seseorang agar tetap semangat dalam melaksanakan kebaikan dan bernilai ibadah kepada Allah Swt . ARTIKEL TERKAIT : Cara Semangat ibadah- Mengontrol Mindset dan Niat positif dan baca Juga Tentang Faktor Kebiasaan dan Ketekunan BAGAIMANAKAH ALLAH MEMBALAS KEBAIKAN ITU ? Semangat dalam melakukan s...
DEFENISI DAN HUKUM MAF'UL BIH
BAB I PENDAHULUAN A . Latar Belakang Bahasa Arab sebagai bahasa al- Qur’an dan hadis yang keduanya sumber ajaran pokok(primer) Islam dan kedua sumber ajaran Islam itu harus diamalkan. Namun demikian, tak dapat kita pungkiri bahwa mempelajari bahkan menguasai bahasa Arab tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi bukan berarti kita tidak mempelajarinya. Karena bahasa Arab mempunyai karakter dan keistimewaan tersendiri yang berbeda, bahkan mungkin tidak dimiliki oleh bahasa-bahasa yang lain. Al-Lughah al-‘Arabiyyah merupakan kata yang menerangkan gaya bahasa arab, sedangkan tentang ‘Ulum al-‘Arabiyyah adalah ilmu yang membahas cara pengucapan dan penulisan yakni Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah seperti ‘ Ilm al-sharf wa al-Nahwu Makalah ini merupakan sebagian dari Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah , ilmu ini mengajarkan agar memudahkan dalam pemakaian gaya bahasa, jelas maknanya, dan mendekatkan pemahaman kita sebagai al-Muta’allimin B . Rumusan Masalah ...
Bunga Imitasi, Cara Percantik Rumah
Bunga Imitasi , Cara Percantik Rumah Life Style dalam motivasi ibadah kali ini memberi apresiasi tertulis bagi jiwa kreatif yang terus produktif. Aktifitasnya mampu memberi solusi dan membantu sebagian kalangan. Bunga, sering dijadikan sebagai hiasan banyak orang karena ia mampu memberi nilai positif tersendiri saat terpajang di suatu tempat. Tentunya, ia akan memiliki harga rupiah ( Indonesia Rupiah ) karena suasana cantik yang dihasilkan saat memajang bunga hias itu. Takkala hebohnya, bila bunga hias ini dilirik oleh orang yang memang memiliki hobby dan kesukaan dalam mendekor, merangkai helai dan daun yang cocok, menata ruang dan tempat yang cocok di hias dengan bunga. Maka ia akan familiar dan terkenal dengan keelokannya karena di tata oleh orang tepat. Sehingga, jangan heran bila ia memiliki harga yang lumayan cantik juga.. Bunga hias , sebagian memilih yang hidup dan sebagian juga memilih yang imitasi (hias tidak hidup). Masing masing memiliki alasan tersendiri dan ...
Hadis tentang Larangan Menyiksa Hewan
LARANGAN MENYIKSA HEWAN TANPA HAK DAN PERINTAH MEMBUNUH HEWAN YANG BERBAHAYA by : Zaharuddin Dalam sebuah hadis dari kitan al-Nasaiy yang berbunyi : ( Klik Gambar - Teks Lebih Jelas ) Terlihat sangat jelas dalam teks hadis di atas, bilamana seseorang membunuh seekor burung tanpa ada tujuan tertentu untuk dimanfaatkan maka itu merupakan sebuah tidakan yang akan dimintai pertanggung jawabnnya di sisi Allah. Jika melihat teks " Saalallahu " Allah akan memintai pertanggung jawabannya, sebagaimana dalam kitan faidh al-Qadir mengenai hadis ini bahwa kata itu dipahami sebagai sebuah hukuman, siksaan di hari kemudian. Manusia hidup di muka bumi tidak seorang diri melainkan bersama makhluk ciptaan Allah lainnya seperti tumbuh-tumbuhan dan hewan. Semua mempunyai peran dalam kehidupannya masing-masing. Olehnya itu, semua makhluk dituntut untuk hidup damai dan saling memberi manfaat. Manusia dan hewan bisa mempunyai hubungan erat lay...
VIDEO - Penyaluran Zakat Langsung Ke Mustahik YATIM DHUAFA - Sanggar Tamarunang Makassar
VIDEO - Penyaluran Zakat Langsung Ke Mustahik YATIM DHUAFA - Sanggar Tamarunang Makassar Salah satu video saat penyaluran zakat sedekah langsung ke mustahiq YATIM DUAFA di SANGGAR TAMARUNANG Sanggar Tamarunang adalah salah 1 bagian dari Yayasan Yatim Mandiri Makassar yang terdaftar di BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL - BAZNAS.
DISKURSUS QIRA`AH SAB`AH DALAM KITAB AL-TAYSIR FI AL-QIRA`ATI AL-SAB`I
LAMBAT MANDI JUNUB SAAT PUASA RAMADHAN
Assalamu Alaikum Wr Wb. Pertama yang ingin di sampaikan terkait tema kali ini adalah batalnya puasa. Salah satu hal yang dapat membatalkan puasa adalah makan dan minum. Selain daripada itu ialah bersenggama atau berhubungan badan/bercampur dengan istri di saat sesahg berpuasa dari terbit matahari/imsak hingga terbenam matahari/buka puasa. Pada dasar hukumnya, Dalam al-Qur'an, Allah mengijinkan berhubungan badan bersama istri pada malam hari sebelum imsak. Karena apabila telah melewati waktu imsak melakukan hubungan badan maka secara otomatis puasa jadi batal. Jadi, silahkan, bagi yang tidak bisa menahan nafsu di malam hari, maka datanglah kepada istri. Yang jelasnya, bukan pada istri orang lain, maka itu lebih parah lagi. Selanjutnya adalah ada banyak kebiasaan suami istri pada saat setelah berhubungan badan, mereka tidak langsung mandi junub, pasalnya adalah masih tengah malam, masih dingin, dan faktor kesehatan juga berbahaya. Jadi, banyak yang menunda mandi junubnya hingga sub...
cara agar semangat beribadah - KEBIASAAN dan KETEKUNAN
FAKTOR KEBIASAAN dan KETEKUNAN by ; Zaharuddin "Tempuhlah wahai anakku, jalan yang ditempuh para tokoh- Beperilakulah dengan kebiasaan termulia" (Balagatul Hukama by. Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A) Assalamu Alaikum Wr. Wb Pertama-tama, tetap bersyukur kepada Allah karena iman dan takwa senantiasa ada dalam hati, serta salawat dan taslim kepaada junjungan Nabi besar kita Muhammad SAW sebagai tauladan kita. Pembahasan sebelumnya tentang 'taubat dan konsisten' dan saya mengatakan bahwa sangat berkaitan dengan pembahasan selanjutnya. Nah, inilah yang kita bahas pada pertemuan kali ini yakni KEBIASAAN dan KETEKUNAN. Pernahkah anda mendengar pepatah 'ala bisa karena biasa'? Suatu kegiatan akan mudah terlaksana dan diselesaikan, karena proses kerjanya sudah biasa dilakukan sebelumnya. Seperti halnya pelajaran matematika, fisika, kimia, serta pelajaran lainnya yang membutu...
Cara Taubat Nasuha
TAUBAT dan KONSISTEN Oleh ; Zaharuddin at 13 April 2020 Assalamu Alaikum wr. wb Rasa Syukur ini tak lupa kita panjatkan kehadirat Allah atas segala nikmat-Nya kepada kita semua serta marilah kita bersalawat kepada Rasulullah Muhammad Saw sebagai Suri tauladan kepada seluruh umat manusia. Kembali lagi berjumpa pada kesempatan yang penuh mubarakah ini, pada pertemuan sebelumnya, telah kita bahas mengenai pentingnya mengontrol niat dan pola pikir agar bisa menjalankan ibadah yang lebih giat lagi. Perlu kita ketahui juga bahwa dalam pembahasan sebelumnya, secara tidak langsung telah terdapat keterkaitan dengan apa yang akan kita bahas pada pertemuan kali ini. Pada pertemuan sebelumnya, mengontrol pola pikir yang harus dilakukan setiap saat karena ada niat ingin berubah, niat ingin berubah menjadi lebih baik inilah yang akan kita bicarakan kali ini. Poin Kedua ; Taubat dan Konsisten (Po...
6 Wasiat Nabi Saw - Materi Ceramah
CERAMAH RAMADHAN 2025 6 Wasiat Nabi Saw - Materi Ceramah by : Zaharuddin Pemimpin yang memerintahkan kepada yang keji dan mungkar maka tidak perlu di patuhi Assalamu Alaikum warahmatullah wabaraktuh Alhamdulillah rabbil alamin, nahmaduhu wanastainuhi wanastagfiruh wanaudzubillah min syururi ampusina wasayyiati a'malina, man yahdillah falamudillalah waman yudlil fala hadiyalah. Wassalatu wassalamu ala asyrafil anbiyai walmursalin, sayyidina muhammadin waala alih waashabih ajmain. Ammaa ba'du. Sebuah kesyukuran besar bagi kaum muslimin karena telah dianugrahi pedoman / petunjuk ke jalan yang lurus, tuntunan agar mampu menitih jalan yang tepat menuju kebahagiaan abadi di akhirat kelak yakni Al quran dan hadis Nabi Saw yang sebaiknya dipegang teguh agar iman tidak goyang sebelum hari kiamat terjadi. Olehnya itu, patut mengirimkan salawat dan salam kepada Nabi Muhammad karena telah menyampaikan , menjelaskan, dan membimbing kaum muslimin agar senantiasa konsisten bera...
20 ARTIKEL PILIHAN UNTUK ANDA
- PERBEDAAN Kebaikan dan Keburukan Dalam Hadis
- Peduli Sosial Menurut Hadis - Balasan Saling Membantu
- Penyebab Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan
- NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN berdasarkan Hadis
- Saat Jibril Berwujud Manusia - Ajarkan Islam Iman dan Ihsan
- Cara Agar Amalan Disukai Allah - KECIL TAPI DAHSYAT,
- IMAN BERKURANG KARENA MAKSIAT
- HAL YANG JARANG DIKETAHUI TENTANG ORANG TUA
- CONTOH MUKJIZAT AL-QUR'AN
- CARA MEMAHAMI MAKNA AYAT
- Janji Allah dan Janji Manusia
- PENGANTAR CARA MEMAHAMI HADIS
- Hadis tentang Larangan Menyiksa Hewan
- MEMAHAMI AYAT DENGAN AYAT - TAFSIR BIL MA'TSUR
- UKHUWAH ISLAMIYAH MASA CORONA
- SILATURRAHIM BUKAN SEKEDAR PERINTAH
- CARA MENYAMBUNG SILATURRAHIM
- HADIS TENTANG KESEHATAN DAN WAKTU LUANG
- FAEDAH BACA AL-QUR'AN DAN TERJEMAHNYA
- BERLOMBA KEBAIKAN DALAM RAMADHAN


Comments
Post a Comment