- Get link
- X
- Other Apps
ARTIKEL UNGGULAN
Posted by
zaharuddin
on
- Get link
- X
- Other Apps
Kenapa PUASA RAMADHAN Dihadiahkan TAQWA ?
by : Zaharuddin
Barang siapa yang bertaqwa;
Allah akan memberikannya jalan keluar
dan memberikannya rezeki yang tak dia sangka sangka
(ayat)
Sebelum ini, mengucapkan alhamdulillah terlebih dahulu karena masih mendapatkan umur yang panjang, kesehatan serta iman dam taqwa kepada Allah swt, sehingga masih bisa bernafas dan beribadah di bulan puasa ini, Ramadhan tahun 2025 ini. Salawat dan salam pastinya tetap terkirim kepada Rasulullah Muhammad Saw sebagai tauladan umat Islam.
Puasa, sepertinya sudah menjadi topik utama yang tranding seluruh dunia. Khususnya ketika bulan suci ramadhan tiba.
Dengan sedikit mengingatkan, puasa itu dapat berarti menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
Sementara taqwa itu adalah melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangannya. Tanpa ada batas waktu, taqwa itu istiqamah menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah sepanjang waktu.
Di sini, puasa itu sendiri adalah salah satu ibadah perintah kewajiban dan memiliki syarat agar menjauhi segala larangan yang membatalkan puasa seperti menahan syahwat baik orang yang sudah menikah (berhubungan badan dengan istri), apalagi yang belum menikah karena pasti berzina.
REKOMENDASI KONTEN :Hal ini Kadang Terabaikan Saat Ramadhan
Dari sini, secara defenisi, orang barpuasa itu terlihat sudah menjalankan defenisi taqwa, maka secara Tidak langsung orang yang berpusa itu sudah bertaqwa pada saat ia sedang berpuasa. Meski orang yang bepruasa hanya menahan diri dari yang membatalkan puasa selama 12-14 jam saja, semtara taqwa sebaikanya nonstop selama masih hidup di dunia ini. Bisa jadi, puasa itu adalah latihan bertaqwa selama 14 jam sehigga akan terbiasa bila berpuasa berulang kali, seperti halnya pada bulan ramadhan dengan durasi 30 hari.
Pandangan ulama mengatakan bahwa jalan pintas untuk menjadi orang bertaqwa adalah dengan berpuasa.
Dalam bulan suci ramadhan, ada 1 ayat yang paling familiar, setiap kali ramadhan tiba, maka ayat itu selalu di bacakan di mesjid mesjid, majelis taklim, dan pertemuan pertemuan lain seperti nasehat buka puasa bersama dan lain lain. Sering juga di lantunkan di medsos medsos, jaringan internet, situs dan lain lain.Ayat yang di maksud ialah :
Kata "laallakum tattaqun" agar kalian bertawa sepertinya merupakan syarat dari taqwa itu adalah puasa. Kenapa mesti puasa, kenapa bukan shalat atau zakat kemudian menjadi syarat laallakum tattaqun.
"Laallakum tattaqun" hanya di ulang 6 kali dalam al qur'an, semuanya dengan konteks yang berbeda, sebagaimana berikut :
Pertama, ayat tentang perintah puasa di atas tadi. Dalam surat al baqarah : 183
Kedua, "laallakum tattaqun" juga terdapat pada al baqarah juga tapi dalam ayat 21 :
Ayat ini secara umum memberikan perintah ibadah , tanpa menyebutkan jenis ibadah apa, namun secara umum tanpa terkucuali. Seperti shalat, zakat, puasa, haji, serta ibadah lain.
Ketiga, laallakum tattaqun ditemui juga masih dalam surat al baqarah di ayat lain yakni ayat 63 :
Makna Ayat ini dalam penekanan terhadap apa yang telah di syariatkan Allah dalam al qur'an dan harus dipegang kuat, komitmen.
Dalam artian, menjaga perintah Allah agar tetap diamalkan, konsisten beribadah. Seperti halnya defenisi taqwa untuk mengerjakan perintah perintah Allah dan menjauhi larangan sepanjang waktu. Hanya saja masih secara umum tanpa memberi lebel indikasi ibadah tertentu.
Keempat, laallakum tattaqun terdapat juga dalam Q.S. al baqarah lagi di ayat lain yakni ayat 179 :
"Walakum fil qishashi hayatun ya ulil albab, laallakum tattaqun"
Ayat ini terkait dengan hukum qisas, di mana pada ayat sebelumnya, ayat 178, bila ada seorang mukmin membunuh maka akan di qisas semisal yang ia lakukan, orang merdeka dengan merdeka, perempuan dengan perempuan, hamba dengan hamba, bilamana keluarga korban keberatan dan tidak memaafkan. Kecuali keluarga korban memaafkan maka bisa diganti dengan denda tebusan sebagai keringan dari Allah.
Apa hubungan Hukum qisas dengan taqwa ?
Dalam tafsir kemenag, dijelaskan bahwa dalam tafsir al manar, hukum qisas sebenarnya hukum yang tepat di saat kenabian. Hukum qisas dalam al quran tergolong tindakan penegakan hukum dalam kategori sedang, syariat al quran dalam garia tengah pada saat itu di masa jahiliyah. Di mana tindakan memenjarakan ( penjara ) tidak membuat jera para pelaku kriminal, Bahkan ada yang sengaja masuk penjara hanya untuk perlindungan dan pelayanan hidup cuma cuma. Untuk lebih panjang lebarnya, silahkan buka tafsir al manar terkait hukum qisas.
Inti yang di pahami adalah hukum qisas untuk membuat pelaku pembunuhan takut dan tidak melakukannya lagi, atau mencegah orang mukmin untuk semena mena melakukan pembunuhan, karena akan di qisas, maka taqwa atau takut akan hukum Allah akan terbentuk dari qisas dalam perihal pembunuhan.
Taqwa berlaku umum untuk menjauhi segala yang keji dan mungkar, namun qisas hanya untuk hukuman pembunuhan, atau dalam ayat lain tentang penganiayaan, potong tangan di balas potong tangan, dan lain lain. Hanya spesifik saja. Tidak berlaku untuk pelanggaran hukum wajib , seperti shalat, dosa besar seperti musyrik, zina, maka dosa disini tidak berlaku qisas.
Jadi laallakum tattaqun di sini adalah TAQWA untuk pembiasaan komitmen Takut untuk tidak berbuat penganiayaan apalagi berakhir dengan pembunuhan dengan ancaman qisas.
Kelima, laallakum tattaqun juga terdapat dalam QS al an'am : 153 :
Sungguh inilah jalan ku yang lurus maka ikutilah ! Jangan kamu mengikuti jalan jalan lain yang mencerai beraikanmu dari jalan-Nya, demikian itu di perintahkan kepada mu agar kamu bertaqwa.
Ayat ini hampir sama dengan poin ketiga yang berkaitan dengan berpegang teguh pada pedoman syariat islam (alquran dan hadis), dan ayat ini melarang mengikuti pedoman selain alquran agar tidak terpecah belah antara sesama orang mukmin.
Yakni dalam ayat ini, predikat taqwa akan diraih dengan menjalankan seluruh perintah dan menjauhi larangan Allah secara umum, tanpa menyebut satu indikator ibadah yang bisa mengantarkan meraih taqwa. Berbeda dengan ayat tentamg puasa di atas.
Keenam, laallakum tattaqun juga terdapat dalam QS al a'raf: 171,
Ayat ini berkaitan dan orang yahudi saat pertama kali menerima kitab Taurat. Dalam tafsir Quran kemenag dengan model tafsir tahliliy, yakni di saat bukit sinai di angkat dari akarnya kemudian di simpan di atas kepalanya, ia bagaikan gumpalan awan yang amat gelap dan mereka yakin gunung tersebut akan jatuh menimpanya , kemudian Allah berfirman berpegang teguhlah terhadap apa yang telah diberikan kepadamu. Mereka melihat gunung itu terapung di udara, bahwasaanya ini membuat mereka sadar bilamana lalai dari perintah dan ancaman Allah maka mereka pasti akan binasa.
Ayat ini memberikan pengajaran bahwa berpegang teguh akan perintah Allah, dan takut akan ancaman Allah dapat di hadiahkan dengan predikat TAQWA.
Ada satu tambahan ayat, namun damir yang digunakan bukan kum, tapi damir hum, yakni laalahum yattaqun, ada dalam QS Al Baqarah 187, tentang lailatus siyam, malam hari waktu puasa bulan ramadhan, di boleh berjimak dengan istri. Akan tetapi ini masih berkaitan dengam puasa.
POIN PENTING !
Dari semua ayat ( 6 ayat ) tentang "agar kamu bertaqwa, hanya 2 ayat yang menyebut langsung suatu tindakan sehingga di akhiri petunjuk "agak kamu bertaqwa" yakni :
1) Puasa
Puasa adalah ibadah yang dilaksanakan dengan durasi waktu yang lama sekitar 12- 14 jam.
Selama itu pula, orang yang berpuasa akan menjauhi larangan Allah. Bila dalam bulan Ramadhan, maka di rutinkan sebanyak 30 hari.
Wajar saja, bila di anjurkan berpuasa sunnat, di senin-kamis di luar bulan ramadhan. Atau puasa puasa lain selain bulan ramadhan, seperti sya'ban, syawal, dan lain lain, agar terus terlatih menjadi orang yang bertaqwa.
Begitpula orang yang berpuasa, di anjurkan untuk membaca al quran, memperbanyak dzikir, sedekah, dan ibadah ibadah lain, menjaga diri dari banyak gangguan gangguan yang memakruhkan puasa, melihat hal hal porno, atau agar pahala, pokoknya semua tubuh anggota tubuh berpuasa menjauh dari yang tidak baik, dan melakukan yang baik baik, agar pahala puasa semakin maksimal, dan itu dilakukan selama seharian 12-14 jam.
Jadi, sangat masuk akal bila ulama memandang bahwa puasa adalah jalan tercepat yang mampu menjadikan orang bertaqwa kepada Allah.
2) Qishas
Qishas ini salah satu syariat yang spesifik mampu mengantarkan ke taqwa tapi hanya berlaku untuk sebagian tindakan manusia saja, sebagaimana dalam ayat di atas terkait pembunuhan.
3) Ayat yang lain terkait ibadah secara umum, yakni berpegang teguh atas petunjuk Allah, mengamalkan perintah Allah dan meninggalkan larangannya. Tentunya seperti itulah yang di inginkan agar bisa komitmen bertaqwa. Hanya saja, dalam kontek" agar kamu bertaqwa" , ibadah puasa sedikit berbeda , seakan akan ia adalah ibadah istimewa, sehingga dengan melaksanakannya maka orang yang berpuasa mampu mencapai TAQWA. Sebagai mana ulama mengatakan bahwa puasa merupakan jalan pintas untuk bertaqwa. Karena puasa disini adalah latihan untuk menjadi orang bertaqwa.
BACA JUGA : Keistimewaan Bulan Ramadhan
Popular Posts
NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN dalam Hadis
NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN - Hadis tentang Pahala Berlipat Ganda by : Zaharuddin Assalamu Alaikum Wr. Wb. Kembali lagi berjumpa bersama kami dalam motivasiibadah.com , sebuah kesyukuran karena masih bisa berinteraksi sampai saat sekarang ini, tak lupa kita kirimkan salawat kepada Nabi Muhammad Saw yang telah menunjukkan kita kepada jalan-jalan kebaikan dan menjauhkan kita dari jalan keburukan. Pada beberapa pertemuan sebelumnya, telah kita bahas mengenai konsistensi dalam beribadah, baik dari segi mengontrol mindset dan niat dalam beribadah, begitupula karena faktor kebiasaan yang bisa membantu seseorang agar tetap semangat dalam melaksanakan kebaikan dan bernilai ibadah kepada Allah Swt . ARTIKEL TERKAIT : Cara Semangat ibadah- Mengontrol Mindset dan Niat positif dan baca Juga Tentang Faktor Kebiasaan dan Ketekunan BAGAIMANAKAH ALLAH MEMBALAS KEBAIKAN ITU ? Semangat dalam melakukan s...
DEFENISI DAN HUKUM MAF'UL BIH
BAB I PENDAHULUAN A . Latar Belakang Bahasa Arab sebagai bahasa al- Qur’an dan hadis yang keduanya sumber ajaran pokok(primer) Islam dan kedua sumber ajaran Islam itu harus diamalkan. Namun demikian, tak dapat kita pungkiri bahwa mempelajari bahkan menguasai bahasa Arab tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi bukan berarti kita tidak mempelajarinya. Karena bahasa Arab mempunyai karakter dan keistimewaan tersendiri yang berbeda, bahkan mungkin tidak dimiliki oleh bahasa-bahasa yang lain. Al-Lughah al-‘Arabiyyah merupakan kata yang menerangkan gaya bahasa arab, sedangkan tentang ‘Ulum al-‘Arabiyyah adalah ilmu yang membahas cara pengucapan dan penulisan yakni Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah seperti ‘ Ilm al-sharf wa al-Nahwu Makalah ini merupakan sebagian dari Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah , ilmu ini mengajarkan agar memudahkan dalam pemakaian gaya bahasa, jelas maknanya, dan mendekatkan pemahaman kita sebagai al-Muta’allimin B . Rumusan Masalah ...
Bunga Imitasi, Cara Percantik Rumah
Bunga Imitasi , Cara Percantik Rumah Life Style dalam motivasi ibadah kali ini memberi apresiasi tertulis bagi jiwa kreatif yang terus produktif. Aktifitasnya mampu memberi solusi dan membantu sebagian kalangan. Bunga, sering dijadikan sebagai hiasan banyak orang karena ia mampu memberi nilai positif tersendiri saat terpajang di suatu tempat. Tentunya, ia akan memiliki harga rupiah ( Indonesia Rupiah ) karena suasana cantik yang dihasilkan saat memajang bunga hias itu. Takkala hebohnya, bila bunga hias ini dilirik oleh orang yang memang memiliki hobby dan kesukaan dalam mendekor, merangkai helai dan daun yang cocok, menata ruang dan tempat yang cocok di hias dengan bunga. Maka ia akan familiar dan terkenal dengan keelokannya karena di tata oleh orang tepat. Sehingga, jangan heran bila ia memiliki harga yang lumayan cantik juga.. Bunga hias , sebagian memilih yang hidup dan sebagian juga memilih yang imitasi (hias tidak hidup). Masing masing memiliki alasan tersendiri dan ...
Hadis tentang Larangan Menyiksa Hewan
LARANGAN MENYIKSA HEWAN TANPA HAK DAN PERINTAH MEMBUNUH HEWAN YANG BERBAHAYA by : Zaharuddin Dalam sebuah hadis dari kitan al-Nasaiy yang berbunyi : ( Klik Gambar - Teks Lebih Jelas ) Terlihat sangat jelas dalam teks hadis di atas, bilamana seseorang membunuh seekor burung tanpa ada tujuan tertentu untuk dimanfaatkan maka itu merupakan sebuah tidakan yang akan dimintai pertanggung jawabnnya di sisi Allah. Jika melihat teks " Saalallahu " Allah akan memintai pertanggung jawabannya, sebagaimana dalam kitan faidh al-Qadir mengenai hadis ini bahwa kata itu dipahami sebagai sebuah hukuman, siksaan di hari kemudian. Manusia hidup di muka bumi tidak seorang diri melainkan bersama makhluk ciptaan Allah lainnya seperti tumbuh-tumbuhan dan hewan. Semua mempunyai peran dalam kehidupannya masing-masing. Olehnya itu, semua makhluk dituntut untuk hidup damai dan saling memberi manfaat. Manusia dan hewan bisa mempunyai hubungan erat lay...
VIDEO - Penyaluran Zakat Langsung Ke Mustahik YATIM DHUAFA - Sanggar Tamarunang Makassar
VIDEO - Penyaluran Zakat Langsung Ke Mustahik YATIM DHUAFA - Sanggar Tamarunang Makassar Salah satu video saat penyaluran zakat sedekah langsung ke mustahiq YATIM DUAFA di SANGGAR TAMARUNANG Sanggar Tamarunang adalah salah 1 bagian dari Yayasan Yatim Mandiri Makassar yang terdaftar di BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL - BAZNAS.
DISKURSUS QIRA`AH SAB`AH DALAM KITAB AL-TAYSIR FI AL-QIRA`ATI AL-SAB`I
cara agar semangat beribadah - KEBIASAAN dan KETEKUNAN
FAKTOR KEBIASAAN dan KETEKUNAN by ; Zaharuddin "Tempuhlah wahai anakku, jalan yang ditempuh para tokoh- Beperilakulah dengan kebiasaan termulia" (Balagatul Hukama by. Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A) Assalamu Alaikum Wr. Wb Pertama-tama, tetap bersyukur kepada Allah karena iman dan takwa senantiasa ada dalam hati, serta salawat dan taslim kepaada junjungan Nabi besar kita Muhammad SAW sebagai tauladan kita. Pembahasan sebelumnya tentang 'taubat dan konsisten' dan saya mengatakan bahwa sangat berkaitan dengan pembahasan selanjutnya. Nah, inilah yang kita bahas pada pertemuan kali ini yakni KEBIASAAN dan KETEKUNAN. Pernahkah anda mendengar pepatah 'ala bisa karena biasa'? Suatu kegiatan akan mudah terlaksana dan diselesaikan, karena proses kerjanya sudah biasa dilakukan sebelumnya. Seperti halnya pelajaran matematika, fisika, kimia, serta pelajaran lainnya yang membutu...
LAMBAT MANDI JUNUB SAAT PUASA RAMADHAN
Assalamu Alaikum Wr Wb. Pertama yang ingin di sampaikan terkait tema kali ini adalah batalnya puasa. Salah satu hal yang dapat membatalkan puasa adalah makan dan minum. Selain daripada itu ialah bersenggama atau berhubungan badan/bercampur dengan istri di saat sesahg berpuasa dari terbit matahari/imsak hingga terbenam matahari/buka puasa. Pada dasar hukumnya, Dalam al-Qur'an, Allah mengijinkan berhubungan badan bersama istri pada malam hari sebelum imsak. Karena apabila telah melewati waktu imsak melakukan hubungan badan maka secara otomatis puasa jadi batal. Jadi, silahkan, bagi yang tidak bisa menahan nafsu di malam hari, maka datanglah kepada istri. Yang jelasnya, bukan pada istri orang lain, maka itu lebih parah lagi. Selanjutnya adalah ada banyak kebiasaan suami istri pada saat setelah berhubungan badan, mereka tidak langsung mandi junub, pasalnya adalah masih tengah malam, masih dingin, dan faktor kesehatan juga berbahaya. Jadi, banyak yang menunda mandi junubnya hingga sub...
Cara Taubat Nasuha
TAUBAT dan KONSISTEN Oleh ; Zaharuddin at 13 April 2020 Assalamu Alaikum wr. wb Rasa Syukur ini tak lupa kita panjatkan kehadirat Allah atas segala nikmat-Nya kepada kita semua serta marilah kita bersalawat kepada Rasulullah Muhammad Saw sebagai Suri tauladan kepada seluruh umat manusia. Kembali lagi berjumpa pada kesempatan yang penuh mubarakah ini, pada pertemuan sebelumnya, telah kita bahas mengenai pentingnya mengontrol niat dan pola pikir agar bisa menjalankan ibadah yang lebih giat lagi. Perlu kita ketahui juga bahwa dalam pembahasan sebelumnya, secara tidak langsung telah terdapat keterkaitan dengan apa yang akan kita bahas pada pertemuan kali ini. Pada pertemuan sebelumnya, mengontrol pola pikir yang harus dilakukan setiap saat karena ada niat ingin berubah, niat ingin berubah menjadi lebih baik inilah yang akan kita bicarakan kali ini. Poin Kedua ; Taubat dan Konsisten (Po...
6 Wasiat Nabi Saw - Materi Ceramah
CERAMAH RAMADHAN 2025 6 Wasiat Nabi Saw - Materi Ceramah by : Zaharuddin Pemimpin yang memerintahkan kepada yang keji dan mungkar maka tidak perlu di patuhi Assalamu Alaikum warahmatullah wabaraktuh Alhamdulillah rabbil alamin, nahmaduhu wanastainuhi wanastagfiruh wanaudzubillah min syururi ampusina wasayyiati a'malina, man yahdillah falamudillalah waman yudlil fala hadiyalah. Wassalatu wassalamu ala asyrafil anbiyai walmursalin, sayyidina muhammadin waala alih waashabih ajmain. Ammaa ba'du. Sebuah kesyukuran besar bagi kaum muslimin karena telah dianugrahi pedoman / petunjuk ke jalan yang lurus, tuntunan agar mampu menitih jalan yang tepat menuju kebahagiaan abadi di akhirat kelak yakni Al quran dan hadis Nabi Saw yang sebaiknya dipegang teguh agar iman tidak goyang sebelum hari kiamat terjadi. Olehnya itu, patut mengirimkan salawat dan salam kepada Nabi Muhammad karena telah menyampaikan , menjelaskan, dan membimbing kaum muslimin agar senantiasa konsisten bera...
KONTEN TERBAIK LAINNYA
NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN dalam Hadis
NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN - Hadis tentang Pahala Berlipat Ganda by : Zaharuddin Assalamu Alaikum Wr. Wb. Kembali lagi berjumpa bersama kami dalam motivasiibadah.com , sebuah kesyukuran karena masih bisa berinteraksi sampai saat sekarang ini, tak lupa kita kirimkan salawat kepada Nabi Muhammad Saw yang telah menunjukkan kita kepada jalan-jalan kebaikan dan menjauhkan kita dari jalan keburukan. Pada beberapa pertemuan sebelumnya, telah kita bahas mengenai konsistensi dalam beribadah, baik dari segi mengontrol mindset dan niat dalam beribadah, begitupula karena faktor kebiasaan yang bisa membantu seseorang agar tetap semangat dalam melaksanakan kebaikan dan bernilai ibadah kepada Allah Swt . ARTIKEL TERKAIT : Cara Semangat ibadah- Mengontrol Mindset dan Niat positif dan baca Juga Tentang Faktor Kebiasaan dan Ketekunan BAGAIMANAKAH ALLAH MEMBALAS KEBAIKAN ITU ? Semangat dalam melakukan s...
DEFENISI DAN HUKUM MAF'UL BIH
BAB I PENDAHULUAN A . Latar Belakang Bahasa Arab sebagai bahasa al- Qur’an dan hadis yang keduanya sumber ajaran pokok(primer) Islam dan kedua sumber ajaran Islam itu harus diamalkan. Namun demikian, tak dapat kita pungkiri bahwa mempelajari bahkan menguasai bahasa Arab tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi bukan berarti kita tidak mempelajarinya. Karena bahasa Arab mempunyai karakter dan keistimewaan tersendiri yang berbeda, bahkan mungkin tidak dimiliki oleh bahasa-bahasa yang lain. Al-Lughah al-‘Arabiyyah merupakan kata yang menerangkan gaya bahasa arab, sedangkan tentang ‘Ulum al-‘Arabiyyah adalah ilmu yang membahas cara pengucapan dan penulisan yakni Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah seperti ‘ Ilm al-sharf wa al-Nahwu Makalah ini merupakan sebagian dari Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah , ilmu ini mengajarkan agar memudahkan dalam pemakaian gaya bahasa, jelas maknanya, dan mendekatkan pemahaman kita sebagai al-Muta’allimin B . Rumusan Masalah ...
Bunga Imitasi, Cara Percantik Rumah
Bunga Imitasi , Cara Percantik Rumah Life Style dalam motivasi ibadah kali ini memberi apresiasi tertulis bagi jiwa kreatif yang terus produktif. Aktifitasnya mampu memberi solusi dan membantu sebagian kalangan. Bunga, sering dijadikan sebagai hiasan banyak orang karena ia mampu memberi nilai positif tersendiri saat terpajang di suatu tempat. Tentunya, ia akan memiliki harga rupiah ( Indonesia Rupiah ) karena suasana cantik yang dihasilkan saat memajang bunga hias itu. Takkala hebohnya, bila bunga hias ini dilirik oleh orang yang memang memiliki hobby dan kesukaan dalam mendekor, merangkai helai dan daun yang cocok, menata ruang dan tempat yang cocok di hias dengan bunga. Maka ia akan familiar dan terkenal dengan keelokannya karena di tata oleh orang tepat. Sehingga, jangan heran bila ia memiliki harga yang lumayan cantik juga.. Bunga hias , sebagian memilih yang hidup dan sebagian juga memilih yang imitasi (hias tidak hidup). Masing masing memiliki alasan tersendiri dan ...
Hadis tentang Larangan Menyiksa Hewan
LARANGAN MENYIKSA HEWAN TANPA HAK DAN PERINTAH MEMBUNUH HEWAN YANG BERBAHAYA by : Zaharuddin Dalam sebuah hadis dari kitan al-Nasaiy yang berbunyi : ( Klik Gambar - Teks Lebih Jelas ) Terlihat sangat jelas dalam teks hadis di atas, bilamana seseorang membunuh seekor burung tanpa ada tujuan tertentu untuk dimanfaatkan maka itu merupakan sebuah tidakan yang akan dimintai pertanggung jawabnnya di sisi Allah. Jika melihat teks " Saalallahu " Allah akan memintai pertanggung jawabannya, sebagaimana dalam kitan faidh al-Qadir mengenai hadis ini bahwa kata itu dipahami sebagai sebuah hukuman, siksaan di hari kemudian. Manusia hidup di muka bumi tidak seorang diri melainkan bersama makhluk ciptaan Allah lainnya seperti tumbuh-tumbuhan dan hewan. Semua mempunyai peran dalam kehidupannya masing-masing. Olehnya itu, semua makhluk dituntut untuk hidup damai dan saling memberi manfaat. Manusia dan hewan bisa mempunyai hubungan erat lay...
VIDEO - Penyaluran Zakat Langsung Ke Mustahik YATIM DHUAFA - Sanggar Tamarunang Makassar
VIDEO - Penyaluran Zakat Langsung Ke Mustahik YATIM DHUAFA - Sanggar Tamarunang Makassar Salah satu video saat penyaluran zakat sedekah langsung ke mustahiq YATIM DUAFA di SANGGAR TAMARUNANG Sanggar Tamarunang adalah salah 1 bagian dari Yayasan Yatim Mandiri Makassar yang terdaftar di BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL - BAZNAS.
DISKURSUS QIRA`AH SAB`AH DALAM KITAB AL-TAYSIR FI AL-QIRA`ATI AL-SAB`I
cara agar semangat beribadah - KEBIASAAN dan KETEKUNAN
FAKTOR KEBIASAAN dan KETEKUNAN by ; Zaharuddin "Tempuhlah wahai anakku, jalan yang ditempuh para tokoh- Beperilakulah dengan kebiasaan termulia" (Balagatul Hukama by. Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A) Assalamu Alaikum Wr. Wb Pertama-tama, tetap bersyukur kepada Allah karena iman dan takwa senantiasa ada dalam hati, serta salawat dan taslim kepaada junjungan Nabi besar kita Muhammad SAW sebagai tauladan kita. Pembahasan sebelumnya tentang 'taubat dan konsisten' dan saya mengatakan bahwa sangat berkaitan dengan pembahasan selanjutnya. Nah, inilah yang kita bahas pada pertemuan kali ini yakni KEBIASAAN dan KETEKUNAN. Pernahkah anda mendengar pepatah 'ala bisa karena biasa'? Suatu kegiatan akan mudah terlaksana dan diselesaikan, karena proses kerjanya sudah biasa dilakukan sebelumnya. Seperti halnya pelajaran matematika, fisika, kimia, serta pelajaran lainnya yang membutu...
LAMBAT MANDI JUNUB SAAT PUASA RAMADHAN
Assalamu Alaikum Wr Wb. Pertama yang ingin di sampaikan terkait tema kali ini adalah batalnya puasa. Salah satu hal yang dapat membatalkan puasa adalah makan dan minum. Selain daripada itu ialah bersenggama atau berhubungan badan/bercampur dengan istri di saat sesahg berpuasa dari terbit matahari/imsak hingga terbenam matahari/buka puasa. Pada dasar hukumnya, Dalam al-Qur'an, Allah mengijinkan berhubungan badan bersama istri pada malam hari sebelum imsak. Karena apabila telah melewati waktu imsak melakukan hubungan badan maka secara otomatis puasa jadi batal. Jadi, silahkan, bagi yang tidak bisa menahan nafsu di malam hari, maka datanglah kepada istri. Yang jelasnya, bukan pada istri orang lain, maka itu lebih parah lagi. Selanjutnya adalah ada banyak kebiasaan suami istri pada saat setelah berhubungan badan, mereka tidak langsung mandi junub, pasalnya adalah masih tengah malam, masih dingin, dan faktor kesehatan juga berbahaya. Jadi, banyak yang menunda mandi junubnya hingga sub...
Cara Taubat Nasuha
TAUBAT dan KONSISTEN Oleh ; Zaharuddin at 13 April 2020 Assalamu Alaikum wr. wb Rasa Syukur ini tak lupa kita panjatkan kehadirat Allah atas segala nikmat-Nya kepada kita semua serta marilah kita bersalawat kepada Rasulullah Muhammad Saw sebagai Suri tauladan kepada seluruh umat manusia. Kembali lagi berjumpa pada kesempatan yang penuh mubarakah ini, pada pertemuan sebelumnya, telah kita bahas mengenai pentingnya mengontrol niat dan pola pikir agar bisa menjalankan ibadah yang lebih giat lagi. Perlu kita ketahui juga bahwa dalam pembahasan sebelumnya, secara tidak langsung telah terdapat keterkaitan dengan apa yang akan kita bahas pada pertemuan kali ini. Pada pertemuan sebelumnya, mengontrol pola pikir yang harus dilakukan setiap saat karena ada niat ingin berubah, niat ingin berubah menjadi lebih baik inilah yang akan kita bicarakan kali ini. Poin Kedua ; Taubat dan Konsisten (Po...
6 Wasiat Nabi Saw - Materi Ceramah
CERAMAH RAMADHAN 2025 6 Wasiat Nabi Saw - Materi Ceramah by : Zaharuddin Pemimpin yang memerintahkan kepada yang keji dan mungkar maka tidak perlu di patuhi Assalamu Alaikum warahmatullah wabaraktuh Alhamdulillah rabbil alamin, nahmaduhu wanastainuhi wanastagfiruh wanaudzubillah min syururi ampusina wasayyiati a'malina, man yahdillah falamudillalah waman yudlil fala hadiyalah. Wassalatu wassalamu ala asyrafil anbiyai walmursalin, sayyidina muhammadin waala alih waashabih ajmain. Ammaa ba'du. Sebuah kesyukuran besar bagi kaum muslimin karena telah dianugrahi pedoman / petunjuk ke jalan yang lurus, tuntunan agar mampu menitih jalan yang tepat menuju kebahagiaan abadi di akhirat kelak yakni Al quran dan hadis Nabi Saw yang sebaiknya dipegang teguh agar iman tidak goyang sebelum hari kiamat terjadi. Olehnya itu, patut mengirimkan salawat dan salam kepada Nabi Muhammad karena telah menyampaikan , menjelaskan, dan membimbing kaum muslimin agar senantiasa konsisten bera...
20 ARTIKEL PILIHAN UNTUK ANDA
- PERBEDAAN Kebaikan dan Keburukan Dalam Hadis
- Peduli Sosial Menurut Hadis - Balasan Saling Membantu
- Penyebab Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan
- NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN berdasarkan Hadis
- Saat Jibril Berwujud Manusia - Ajarkan Islam Iman dan Ihsan
- Cara Agar Amalan Disukai Allah - KECIL TAPI DAHSYAT,
- IMAN BERKURANG KARENA MAKSIAT
- HAL YANG JARANG DIKETAHUI TENTANG ORANG TUA
- CONTOH MUKJIZAT AL-QUR'AN
- CARA MEMAHAMI MAKNA AYAT
- Janji Allah dan Janji Manusia
- PENGANTAR CARA MEMAHAMI HADIS
- Hadis tentang Larangan Menyiksa Hewan
- MEMAHAMI AYAT DENGAN AYAT - TAFSIR BIL MA'TSUR
- UKHUWAH ISLAMIYAH MASA CORONA
- SILATURRAHIM BUKAN SEKEDAR PERINTAH
- CARA MENYAMBUNG SILATURRAHIM
- HADIS TENTANG KESEHATAN DAN WAKTU LUANG
- FAEDAH BACA AL-QUR'AN DAN TERJEMAHNYA
- BERLOMBA KEBAIKAN DALAM RAMADHAN

Comments
Post a Comment