- Get link
- X
- Other Apps
ARTIKEL UNGGULAN
Posted by
KELUARGA MANDIRI
on
- Get link
- X
- Other Apps
SEBUAH PENGANTAR
CARA MEMAHAMI MAKNA ISI KANDUNGAN AYAT AL-QUR'AN
BY : Zaharuddin
Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Al-Qur'an merupakan rujukan utama bagi orang islam dalam kehidupannya. Jika pembahasan terkait dengan ibadah maka wajib baginya berdasarkan atas asas al-Qur'an. hal tersebut berdasar atas banyaknya perintah Allah Swt untuk berpegang teguh kepada al-Qur'an dan juga hadis Nabi Saw.
Di samping itu, al-Qur'an memiliki banyak keistimewaan, seperti al-Qur'an tidak mampu di tandingi oleh banyak kitab dan buku buku manapun yang ada, baik dari segi isi kandungan begitupun dari susunan tata bahasanya.
Dari sinilah para ulama mendapatkan ilmu dan pengetahuan, karena kegigihan ulama dalam memahami makna isi kandungan yang ada dalam ayat al-Qur'an sehingga ada banyak permasalahan di dunia mampu teratasi berdasarkan atas tuntunan dari Ayat al-Quran. Dari al-Qur'an, terlahir banyak ulama ulama cendekia populer yang menjadi panutan dalam kehidupan manusia.
Menurut penemuan para cendekia bahwa segala hal yang ada di alam semesta ini semuanya terkandung dalam ayat-ayat al-Qur'an sehingga jika pembahsan tentangnya ingin ditulis dengan menggunakan tinta, maka biar seluruh air di dunia dijadikan tinta maka itupun tak cukup untuk menuliskan tentang al-Qur'an.
Mempelajari tentang al-Qur'an adalah hal yang sangat berharga, dan seandainya dalam membacanya saja maka seseorang mampu memahami makna ayat, maka itu akan sangat luar biasa bagi orang yang membacanya. Namun, al-Qur'an di turunkan dalam bahasa Arab, dan tentunya ornag yang tidak memahami bahasa Arab akan kesusahan dalam memahami ayat. Jangankan paham, mengetahui arti bahasa saja rumit, apalagi jika ingin memahami makna kandungan di dalam suatu ayat.
Dari sinilah para ulama telah sepakat untuk membuat sebuah disiplin ilmu yang digunakan dalam memahami makna isi kandungan dalam ayat. sebagai logika bahwa orang Arab yang memiliki bahasa sama dengan bahasa al-Qur'an belum tentu mampu memahami makna isi kandungan dalam ayat al-Qur'an. Sehingga dibutuhkanlah sebuah ilmu dalam memandu manusia jika ingin mengkaji lebih dalam tentang makna isi kandungan ayat al-Qur'an.
Dari sinilah lahir buku tentang, mertode tafsir al-Qur'an, ulum al-Qur'an, Kaidah tafsir, dan lain sebagainya. Namun, di sini hanyalah menggambarkan secara umumnya saja. jika ingin mempelajari lebih detail tentang pengkajian al-Qur'an, maka disarankan memilih jurusan pendidikan formal yang di akui oleh pemerintah setempat, dan anda akan mendapatkan keilmuan yang di akui juga.
Secara umum, dalam memahami makna ayat a-Qur'an, sebaiknya memahami dulu panduan-panduan yang digunakan dalam mengakaji al-Qur'an, di antarnya seperti :
1. Mengkaji makna al-Qur'an itu sendiri.
Hal ini bisa mencakup di dalamnya tentang pengertian al-Qur'an, mungkin juga akan membedakan al-Qur'an dengan kitab lainnya, seperti injil, taurat, buku bacaan biasa, dan lain-lain.
2. Makkiy dan Madaniy
Dalam kategori ini, mampu melihat ayat dalam sebuah kategori berdasar letak turunnya ayat, waktu turunnya ayat. Seperti apakah ia turun di Mekkah atau juga ada yang diturunkan di Madinah. Berdasarkan di mana posisi tempat Nabi seperti sebelum hijrah atau sesudah hijrah. dan tentunya pembahasan tentang makkiy dan madaniy itu sendiri.
3. Beberapa Kaedah Bahasa Arab
Sebagaimana di jelaskan sebelumnya bahwa orang Arab saja yang memiliki bahasa yang sama dalam al-Qur'an belum tentu mampu memahami makna isi kandungan tiap ayat. Olehnya itu, inilah pentingnya mengetahui kaedah bahasa Arab sebagaimana yang di tetapkan oleh ulama ahli tata bahasa Arab. Mungkin minimalnya adalah mengetahui arti kamus perbendaharaan kosa kata bahasa Arab ke dalam bahasa yang kita pahami.
4. Muhkam dan Mutasyabih
Al-Qur'an itu sendiri menyebut bahwasanya ayat dalam al-Qur'an itu ada yang muhkam ada juga yang mustasyabih. dalam metode ini, kapan di katakan sebuah ayat adalah muhkam dan kapan juga dikatakan sebagai mutasyabih. Serta makna apa yang bisa dipahami ketika sebuah ayat itu termasuk muhkam atau mutasyabih.
5. 'Am dan Khas / Umum dan Khusus
Sebuah cara juga dalam memahami makna ayat denga melihat sebuah ayat itu bermakna umum ataukah bermakna khusus. keitika Ayat itu bermakna umum, mungkin saja perintahnya akan diberlakukan secara umum ataupun sebaliknya.
6. Nasikh Mansukh
Ini adalah sebuah kaedah yang lumayan rumit dan butuh pemahaman mendalam, karena arti nasikh itu sendiri adalah menghapus atau mungkin mengganti. dalam hal ini, mungkin sebuah ayat akan di hapus oleh sebuah ayat, atau mungkin saja makna hukum sebuah ayat di hapuskan oleh makna hukum yang ada dalam ayat yang lain. Mungkin karena faktor turun di belakangan sehingga mengganti hukum yang turun sebelumnya, melihat ayat itu turun secara berangsur.
7. Asbab Nuzul
Karena ayat al-Qur'an itu turun secara berangsur, dan jika mengkaji lebih jauh, ulama menemukan bahwa ternyata ayat itu turun karena sebuah faktor, seperti menjawab kegelisahan Nabi, membantu Nabi dalam suatu perkara, memberi petunjuk kepada Nabi dan lain sebagainya. inilah yang di katakan Asbab nusul ayat yakni sebab-sebab duturunkannya sebuah ayat.
7. masih banyak lagi kaedah lain
Ada banyak hal lagi yang penting di ketahui dalam mengkaji ayat al-Qur'an, Seperti :
Ini hanyalah sebuah pengantar menuju pemahaman akan makna isi kandungan ayat al-Qur'an, jika ingin mempelajarinya sebaiknya dengan penjelasan satu persatu, poin per poin. dan dalam motivasibadah.com berusaha juga akan nemberikan informasi lebih lanjut tiap poin yang ada di atas dan kemungkinan juga masih ada poin lain yang belum disebut dalam artikel ini.
Semoga ada manfaatnya kepada kita semua, jika ada benarnya makan anda boleh mengambilnya. akhir kalam.
Wassalam.
CARA MEMAHAMI MAKNA ISI KANDUNGAN AYAT AL-QUR'AN
BY : Zaharuddin
Al-Qur'an merupakan rujukan utama bagi orang islam dalam kehidupannya. Jika pembahasan terkait dengan ibadah maka wajib baginya berdasarkan atas asas al-Qur'an. hal tersebut berdasar atas banyaknya perintah Allah Swt untuk berpegang teguh kepada al-Qur'an dan juga hadis Nabi Saw.
Di samping itu, al-Qur'an memiliki banyak keistimewaan, seperti al-Qur'an tidak mampu di tandingi oleh banyak kitab dan buku buku manapun yang ada, baik dari segi isi kandungan begitupun dari susunan tata bahasanya.
Dari sinilah para ulama mendapatkan ilmu dan pengetahuan, karena kegigihan ulama dalam memahami makna isi kandungan yang ada dalam ayat al-Qur'an sehingga ada banyak permasalahan di dunia mampu teratasi berdasarkan atas tuntunan dari Ayat al-Quran. Dari al-Qur'an, terlahir banyak ulama ulama cendekia populer yang menjadi panutan dalam kehidupan manusia.
Menurut penemuan para cendekia bahwa segala hal yang ada di alam semesta ini semuanya terkandung dalam ayat-ayat al-Qur'an sehingga jika pembahsan tentangnya ingin ditulis dengan menggunakan tinta, maka biar seluruh air di dunia dijadikan tinta maka itupun tak cukup untuk menuliskan tentang al-Qur'an.
Mempelajari tentang al-Qur'an adalah hal yang sangat berharga, dan seandainya dalam membacanya saja maka seseorang mampu memahami makna ayat, maka itu akan sangat luar biasa bagi orang yang membacanya. Namun, al-Qur'an di turunkan dalam bahasa Arab, dan tentunya ornag yang tidak memahami bahasa Arab akan kesusahan dalam memahami ayat. Jangankan paham, mengetahui arti bahasa saja rumit, apalagi jika ingin memahami makna kandungan di dalam suatu ayat.
Dari sinilah para ulama telah sepakat untuk membuat sebuah disiplin ilmu yang digunakan dalam memahami makna isi kandungan dalam ayat. sebagai logika bahwa orang Arab yang memiliki bahasa sama dengan bahasa al-Qur'an belum tentu mampu memahami makna isi kandungan dalam ayat al-Qur'an. Sehingga dibutuhkanlah sebuah ilmu dalam memandu manusia jika ingin mengkaji lebih dalam tentang makna isi kandungan ayat al-Qur'an.
Dari sinilah lahir buku tentang, mertode tafsir al-Qur'an, ulum al-Qur'an, Kaidah tafsir, dan lain sebagainya. Namun, di sini hanyalah menggambarkan secara umumnya saja. jika ingin mempelajari lebih detail tentang pengkajian al-Qur'an, maka disarankan memilih jurusan pendidikan formal yang di akui oleh pemerintah setempat, dan anda akan mendapatkan keilmuan yang di akui juga.
Secara umum, dalam memahami makna ayat a-Qur'an, sebaiknya memahami dulu panduan-panduan yang digunakan dalam mengakaji al-Qur'an, di antarnya seperti :
1. Mengkaji makna al-Qur'an itu sendiri.
Hal ini bisa mencakup di dalamnya tentang pengertian al-Qur'an, mungkin juga akan membedakan al-Qur'an dengan kitab lainnya, seperti injil, taurat, buku bacaan biasa, dan lain-lain.
2. Makkiy dan Madaniy
Dalam kategori ini, mampu melihat ayat dalam sebuah kategori berdasar letak turunnya ayat, waktu turunnya ayat. Seperti apakah ia turun di Mekkah atau juga ada yang diturunkan di Madinah. Berdasarkan di mana posisi tempat Nabi seperti sebelum hijrah atau sesudah hijrah. dan tentunya pembahasan tentang makkiy dan madaniy itu sendiri.
3. Beberapa Kaedah Bahasa Arab
Sebagaimana di jelaskan sebelumnya bahwa orang Arab saja yang memiliki bahasa yang sama dalam al-Qur'an belum tentu mampu memahami makna isi kandungan tiap ayat. Olehnya itu, inilah pentingnya mengetahui kaedah bahasa Arab sebagaimana yang di tetapkan oleh ulama ahli tata bahasa Arab. Mungkin minimalnya adalah mengetahui arti kamus perbendaharaan kosa kata bahasa Arab ke dalam bahasa yang kita pahami.
4. Muhkam dan Mutasyabih
Al-Qur'an itu sendiri menyebut bahwasanya ayat dalam al-Qur'an itu ada yang muhkam ada juga yang mustasyabih. dalam metode ini, kapan di katakan sebuah ayat adalah muhkam dan kapan juga dikatakan sebagai mutasyabih. Serta makna apa yang bisa dipahami ketika sebuah ayat itu termasuk muhkam atau mutasyabih.
5. 'Am dan Khas / Umum dan Khusus
Sebuah cara juga dalam memahami makna ayat denga melihat sebuah ayat itu bermakna umum ataukah bermakna khusus. keitika Ayat itu bermakna umum, mungkin saja perintahnya akan diberlakukan secara umum ataupun sebaliknya.
6. Nasikh Mansukh
Ini adalah sebuah kaedah yang lumayan rumit dan butuh pemahaman mendalam, karena arti nasikh itu sendiri adalah menghapus atau mungkin mengganti. dalam hal ini, mungkin sebuah ayat akan di hapus oleh sebuah ayat, atau mungkin saja makna hukum sebuah ayat di hapuskan oleh makna hukum yang ada dalam ayat yang lain. Mungkin karena faktor turun di belakangan sehingga mengganti hukum yang turun sebelumnya, melihat ayat itu turun secara berangsur.
7. Asbab Nuzul
Karena ayat al-Qur'an itu turun secara berangsur, dan jika mengkaji lebih jauh, ulama menemukan bahwa ternyata ayat itu turun karena sebuah faktor, seperti menjawab kegelisahan Nabi, membantu Nabi dalam suatu perkara, memberi petunjuk kepada Nabi dan lain sebagainya. inilah yang di katakan Asbab nusul ayat yakni sebab-sebab duturunkannya sebuah ayat.
7. masih banyak lagi kaedah lain
Ada banyak hal lagi yang penting di ketahui dalam mengkaji ayat al-Qur'an, Seperti :
- Mutlaq Muqayyad
- Mantuq dan Mafhum
- perumpamaan dalam al-Qur'an
- kisah-kisah
- Jadal
- Huruf Muqatta'ah
Ini hanyalah sebuah pengantar menuju pemahaman akan makna isi kandungan ayat al-Qur'an, jika ingin mempelajarinya sebaiknya dengan penjelasan satu persatu, poin per poin. dan dalam motivasibadah.com berusaha juga akan nemberikan informasi lebih lanjut tiap poin yang ada di atas dan kemungkinan juga masih ada poin lain yang belum disebut dalam artikel ini.
Semoga ada manfaatnya kepada kita semua, jika ada benarnya makan anda boleh mengambilnya. akhir kalam.
Wassalam.
Popular Posts
NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN dalam Hadis
NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN - Hadis tentang Pahala Berlipat Ganda by : Zaharuddin Assalamu Alaikum Wr. Wb. Kembali lagi berjumpa bersama kami dalam motivasiibadah.com , sebuah kesyukuran karena masih bisa berinteraksi sampai saat sekarang ini, tak lupa kita kirimkan salawat kepada Nabi Muhammad Saw yang telah menunjukkan kita kepada jalan-jalan kebaikan dan menjauhkan kita dari jalan keburukan. Pada beberapa pertemuan sebelumnya, telah kita bahas mengenai konsistensi dalam beribadah, baik dari segi mengontrol mindset dan niat dalam beribadah, begitupula karena faktor kebiasaan yang bisa membantu seseorang agar tetap semangat dalam melaksanakan kebaikan dan bernilai ibadah kepada Allah Swt . ARTIKEL TERKAIT : Cara Semangat ibadah- Mengontrol Mindset dan Niat positif dan baca Juga Tentang Faktor Kebiasaan dan Ketekunan BAGAIMANAKAH ALLAH MEMBALAS KEBAIKAN ITU ? Semangat dalam melak...
DEFENISI DAN HUKUM MAF'UL BIH
BAB I PENDAHULUAN A . Latar Belakang Bahasa Arab sebagai bahasa al- Qur’an dan hadis yang keduanya sumber ajaran pokok(primer) Islam dan kedua sumber ajaran Islam itu harus diamalkan. Namun demikian, tak dapat kita pungkiri bahwa mempelajari bahkan menguasai bahasa Arab tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi bukan berarti kita tidak mempelajarinya. Karena bahasa Arab mempunyai karakter dan keistimewaan tersendiri yang berbeda, bahkan mungkin tidak dimiliki oleh bahasa-bahasa yang lain. Al-Lughah al-‘Arabiyyah merupakan kata yang menerangkan gaya bahasa arab, sedangkan tentang ‘Ulum al-‘Arabiyyah adalah ilmu yang membahas cara pengucapan dan penulisan yakni Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah seperti ‘ Ilm al-sharf wa al-Nahwu Makalah ini merupakan sebagian dari Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah , ilmu ini mengajarkan agar memudahkan dalam pemakaian gaya bahasa, jelas maknanya, dan mendekatkan pemahaman kita sebagai al-Muta’allimin B . Rumusan Masalah ...
Bunga Imitasi, Cara Percantik Rumah
Bunga Imitasi , Cara Percantik Rumah Life Style dalam motivasi ibadah kali ini memberi apresiasi tertulis bagi jiwa kreatif yang terus produktif. Aktifitasnya mampu memberi solusi dan membantu sebagian kalangan. Bunga, sering dijadikan sebagai hiasan banyak orang karena ia mampu memberi nilai positif tersendiri saat terpajang di suatu tempat. Tentunya, ia akan memiliki harga rupiah ( Indonesia Rupiah ) karena suasana cantik yang dihasilkan saat memajang bunga hias itu. Takkala hebohnya, bila bunga hias ini dilirik oleh orang yang memang memiliki hobby dan kesukaan dalam mendekor, merangkai helai dan daun yang cocok, menata ruang dan tempat yang cocok di hias dengan bunga. Maka ia akan familiar dan terkenal dengan keelokannya karena di tata oleh orang tepat. Sehingga, jangan heran bila ia memiliki harga yang lumayan cantik juga.. Bunga hias , sebagian memilih yang hidup dan sebagian juga memilih yang imitasi (hias tidak hidup). Masing masing memiliki alasan tersendiri dan ...
Hadis tentang Larangan Menyiksa Hewan
LARANGAN MENYIKSA HEWAN TANPA HAK DAN PERINTAH MEMBUNUH HEWAN YANG BERBAHAYA by : Zaharuddin Dalam sebuah hadis dari kitan al-Nasaiy yang berbunyi : ( Klik Gambar - Teks Lebih Jelas ) Terlihat sangat jelas dalam teks hadis di atas, bilamana seseorang membunuh seekor burung tanpa ada tujuan tertentu untuk dimanfaatkan maka itu merupakan sebuah tidakan yang akan dimintai pertanggung jawabnnya di sisi Allah. Jika melihat teks " Saalallahu " Allah akan memintai pertanggung jawabannya, sebagaimana dalam kitan faidh al-Qadir mengenai hadis ini bahwa kata itu dipahami sebagai sebuah hukuman, siksaan di hari kemudian. Manusia hidup di muka bumi tidak seorang diri melainkan bersama makhluk ciptaan Allah lainnya seperti tumbuh-tumbuhan dan hewan. Semua mempunyai peran dalam kehidupannya masing-masing. Olehnya itu, semua makhluk dituntut untuk hidup damai dan saling memberi manfaat. Manusia dan hewan bisa mempunyai hubungan erat lay...
DISKURSUS QIRA`AH SAB`AH DALAM KITAB AL-TAYSIR FI AL-QIRA`ATI AL-SAB`I
Cara Taubat Nasuha
TAUBAT dan KONSISTEN Oleh ; Zaharuddin at 13 April 2020 Assalamu Alaikum wr. wb Rasa Syukur ini tak lupa kita panjatkan kehadirat Allah atas segala nikmat-Nya kepada kita semua serta marilah kita bersalawat kepada Rasulullah Muhammad Saw sebagai Suri tauladan kepada seluruh umat manusia. Kembali lagi berjumpa pada kesempatan yang penuh mubarakah ini, pada pertemuan sebelumnya, telah kita bahas mengenai pentingnya mengontrol niat dan pola pikir agar bisa menjalankan ibadah yang lebih giat lagi. Perlu kita ketahui juga bahwa dalam pembahasan sebelumnya, secara tidak langsung telah terdapat keterkaitan dengan apa yang akan kita bahas pada pertemuan kali ini. Pada pertemuan sebelumnya, mengontrol pola pikir yang harus dilakukan setiap saat karena ada niat ingin berubah, niat ingin berubah menjadi lebih baik inilah yang akan kita bicarakan kali ini. Poin Kedua ; Taubat dan Konsisten (Po...
cara agar semangat beribadah - KEBIASAAN dan KETEKUNAN
FAKTOR KEBIASAAN dan KETEKUNAN by ; Zaharuddin "Tempuhlah wahai anakku, jalan yang ditempuh para tokoh- Beperilakulah dengan kebiasaan termulia" (Balagatul Hukama by. Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A) Assalamu Alaikum Wr. Wb Pertama-tama, tetap bersyukur kepada Allah karena iman dan takwa senantiasa ada dalam hati, serta salawat dan taslim kepaada junjungan Nabi besar kita Muhammad SAW sebagai tauladan kita. Pembahasan sebelumnya tentang 'taubat dan konsisten' dan saya mengatakan bahwa sangat berkaitan dengan pembahasan selanjutnya. Nah, inilah yang kita bahas pada pertemuan kali ini yakni KEBIASAAN dan KETEKUNAN. Pernahkah anda mendengar pepatah 'ala bisa karena biasa'? Suatu kegiatan akan mudah terlaksana dan diselesaikan, karena proses kerjanya sudah biasa dilakukan sebelumnya. Seperti halnya pelajaran matematika, fisika, kimia, serta pelajaran lainnya yang membutu...
6 Wasiat Nabi Saw - Materi Ceramah
CERAMAH RAMADHAN 2025 6 Wasiat Nabi Saw - Materi Ceramah by : Zaharuddin Pemimpin yang memerintahkan kepada yang keji dan mungkar maka tidak perlu di patuhi Assalamu Alaikum warahmatullah wabaraktuh Alhamdulillah rabbil alamin, nahmaduhu wanastainuhi wanastagfiruh wanaudzubillah min syururi ampusina wasayyiati a'malina, man yahdillah falamudillalah waman yudlil fala hadiyalah. Wassalatu wassalamu ala asyrafil anbiyai walmursalin, sayyidina muhammadin waala alih waashabih ajmain. Ammaa ba'du. Sebuah kesyukuran besar bagi kaum muslimin karena telah dianugrahi pedoman / petunjuk ke jalan yang lurus, tuntunan agar mampu menitih jalan yang tepat menuju kebahagiaan abadi di akhirat kelak yakni Al quran dan hadis Nabi Saw yang sebaiknya dipegang teguh agar iman tidak goyang sebelum hari kiamat terjadi. Olehnya itu, patut mengirimkan salawat dan salam kepada Nabi Muhammad karena telah menyampaikan , menjelaskan, dan membimbing kaum muslimin agar senantiasa konsisten bera...
CONTOH MUKJIZAT AL-QUR'AN
Assalamu Alaikum Wr. Wb. Mukjizat adalah berasal dari bahasa Arab yaitu A'jaza yang bisa berarti melemahkan, menjadikan sesuatu tidak mampu menandinginya. Jika dikaitkan dengan kehidupan kenabian maka mukjizat ini tentang kelebihan dan keistimewaan seorang Nabi dan tak satupun manusia yang bisa menandinginya. Sebagai contoh adalah Mukjizat al-Qur'an yang tak satupun yang bisa melampaui keistimewaan dari al-Qur'an. APA ITU MUKJIZAT ? Bapak Qurais shihab menyebutkan bahwa peristiwa yang luar biasa pada seorang Nabi yang membuktikan kenabiannya saat di tantang orang lain dan tidak dapat melawannya. Mukjizat al-Qur'an bukan berarti untuk melemahkan manusia, akan tetapi dia datang sebagai petunjuk atas kebenarannya dan Rasul yang membawanya. Kita dapat melihat ciri ciri atau aspek sebuah mukjizat, di antarnya seperti : 1. Kejadian Luar Biasa Maksudnya adalah sesuatu yang terjadi di luar dari jangkauan nalar, dan tid...
MEMAHAMI AYAT DENGAN AYAT - TAFSIR BIL MA'TSUR
MEMAHAMI AYAT DENGAN AYAT - TAFSIR BIL MA'TSUR by : Zaharuddin Assalamu Alaikum Wr. Wb. Perkenankan, pembahasan singkat dalam memahami ayat al-Qur'an dengan menggunakan ayat lain yang bisa dikenal dalam istilah metode tafsir bi al-ma'tsur . cara ini sudah diterapkan oleh para ulama kita khususnya yang bergelut dalam dunia tafsir al-Qur'an. Cara ini dilakukan oleh mereka karena pada umumnya, jika kita memperhatikan ayat al-Qur'an dan juga disertai dengan artinya bahwa terlihat di banyak ayat yang menjelaskan sendiri makna suatu ayat. Kita akan mengupas sedikit mengenai tafsir, bahwa secara bahasa Arab " fassara " artinya menjelaskan atau menerangkan sehingga bentuk isimnya "tafsir" berarti penjelasan atau keterangan. penjelasan ini bisa dilihat dalam buku studi ilmu al-Qur'an oleh Muhammad Ali. begitupula tafsir dalam istilah adalah suatu ilmu dalam menerangkan, menjelaskan dan memahami ayat al-Qur'an yang diturunkan kep...
KONTEN TERBAIK LAINNYA
NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN dalam Hadis
NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN - Hadis tentang Pahala Berlipat Ganda by : Zaharuddin Assalamu Alaikum Wr. Wb. Kembali lagi berjumpa bersama kami dalam motivasiibadah.com , sebuah kesyukuran karena masih bisa berinteraksi sampai saat sekarang ini, tak lupa kita kirimkan salawat kepada Nabi Muhammad Saw yang telah menunjukkan kita kepada jalan-jalan kebaikan dan menjauhkan kita dari jalan keburukan. Pada beberapa pertemuan sebelumnya, telah kita bahas mengenai konsistensi dalam beribadah, baik dari segi mengontrol mindset dan niat dalam beribadah, begitupula karena faktor kebiasaan yang bisa membantu seseorang agar tetap semangat dalam melaksanakan kebaikan dan bernilai ibadah kepada Allah Swt . ARTIKEL TERKAIT : Cara Semangat ibadah- Mengontrol Mindset dan Niat positif dan baca Juga Tentang Faktor Kebiasaan dan Ketekunan BAGAIMANAKAH ALLAH MEMBALAS KEBAIKAN ITU ? Semangat dalam melak...
DEFENISI DAN HUKUM MAF'UL BIH
BAB I PENDAHULUAN A . Latar Belakang Bahasa Arab sebagai bahasa al- Qur’an dan hadis yang keduanya sumber ajaran pokok(primer) Islam dan kedua sumber ajaran Islam itu harus diamalkan. Namun demikian, tak dapat kita pungkiri bahwa mempelajari bahkan menguasai bahasa Arab tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi bukan berarti kita tidak mempelajarinya. Karena bahasa Arab mempunyai karakter dan keistimewaan tersendiri yang berbeda, bahkan mungkin tidak dimiliki oleh bahasa-bahasa yang lain. Al-Lughah al-‘Arabiyyah merupakan kata yang menerangkan gaya bahasa arab, sedangkan tentang ‘Ulum al-‘Arabiyyah adalah ilmu yang membahas cara pengucapan dan penulisan yakni Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah seperti ‘ Ilm al-sharf wa al-Nahwu Makalah ini merupakan sebagian dari Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah , ilmu ini mengajarkan agar memudahkan dalam pemakaian gaya bahasa, jelas maknanya, dan mendekatkan pemahaman kita sebagai al-Muta’allimin B . Rumusan Masalah ...
Bunga Imitasi, Cara Percantik Rumah
Bunga Imitasi , Cara Percantik Rumah Life Style dalam motivasi ibadah kali ini memberi apresiasi tertulis bagi jiwa kreatif yang terus produktif. Aktifitasnya mampu memberi solusi dan membantu sebagian kalangan. Bunga, sering dijadikan sebagai hiasan banyak orang karena ia mampu memberi nilai positif tersendiri saat terpajang di suatu tempat. Tentunya, ia akan memiliki harga rupiah ( Indonesia Rupiah ) karena suasana cantik yang dihasilkan saat memajang bunga hias itu. Takkala hebohnya, bila bunga hias ini dilirik oleh orang yang memang memiliki hobby dan kesukaan dalam mendekor, merangkai helai dan daun yang cocok, menata ruang dan tempat yang cocok di hias dengan bunga. Maka ia akan familiar dan terkenal dengan keelokannya karena di tata oleh orang tepat. Sehingga, jangan heran bila ia memiliki harga yang lumayan cantik juga.. Bunga hias , sebagian memilih yang hidup dan sebagian juga memilih yang imitasi (hias tidak hidup). Masing masing memiliki alasan tersendiri dan ...
Hadis tentang Larangan Menyiksa Hewan
LARANGAN MENYIKSA HEWAN TANPA HAK DAN PERINTAH MEMBUNUH HEWAN YANG BERBAHAYA by : Zaharuddin Dalam sebuah hadis dari kitan al-Nasaiy yang berbunyi : ( Klik Gambar - Teks Lebih Jelas ) Terlihat sangat jelas dalam teks hadis di atas, bilamana seseorang membunuh seekor burung tanpa ada tujuan tertentu untuk dimanfaatkan maka itu merupakan sebuah tidakan yang akan dimintai pertanggung jawabnnya di sisi Allah. Jika melihat teks " Saalallahu " Allah akan memintai pertanggung jawabannya, sebagaimana dalam kitan faidh al-Qadir mengenai hadis ini bahwa kata itu dipahami sebagai sebuah hukuman, siksaan di hari kemudian. Manusia hidup di muka bumi tidak seorang diri melainkan bersama makhluk ciptaan Allah lainnya seperti tumbuh-tumbuhan dan hewan. Semua mempunyai peran dalam kehidupannya masing-masing. Olehnya itu, semua makhluk dituntut untuk hidup damai dan saling memberi manfaat. Manusia dan hewan bisa mempunyai hubungan erat lay...
DISKURSUS QIRA`AH SAB`AH DALAM KITAB AL-TAYSIR FI AL-QIRA`ATI AL-SAB`I
Cara Taubat Nasuha
TAUBAT dan KONSISTEN Oleh ; Zaharuddin at 13 April 2020 Assalamu Alaikum wr. wb Rasa Syukur ini tak lupa kita panjatkan kehadirat Allah atas segala nikmat-Nya kepada kita semua serta marilah kita bersalawat kepada Rasulullah Muhammad Saw sebagai Suri tauladan kepada seluruh umat manusia. Kembali lagi berjumpa pada kesempatan yang penuh mubarakah ini, pada pertemuan sebelumnya, telah kita bahas mengenai pentingnya mengontrol niat dan pola pikir agar bisa menjalankan ibadah yang lebih giat lagi. Perlu kita ketahui juga bahwa dalam pembahasan sebelumnya, secara tidak langsung telah terdapat keterkaitan dengan apa yang akan kita bahas pada pertemuan kali ini. Pada pertemuan sebelumnya, mengontrol pola pikir yang harus dilakukan setiap saat karena ada niat ingin berubah, niat ingin berubah menjadi lebih baik inilah yang akan kita bicarakan kali ini. Poin Kedua ; Taubat dan Konsisten (Po...
cara agar semangat beribadah - KEBIASAAN dan KETEKUNAN
FAKTOR KEBIASAAN dan KETEKUNAN by ; Zaharuddin "Tempuhlah wahai anakku, jalan yang ditempuh para tokoh- Beperilakulah dengan kebiasaan termulia" (Balagatul Hukama by. Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A) Assalamu Alaikum Wr. Wb Pertama-tama, tetap bersyukur kepada Allah karena iman dan takwa senantiasa ada dalam hati, serta salawat dan taslim kepaada junjungan Nabi besar kita Muhammad SAW sebagai tauladan kita. Pembahasan sebelumnya tentang 'taubat dan konsisten' dan saya mengatakan bahwa sangat berkaitan dengan pembahasan selanjutnya. Nah, inilah yang kita bahas pada pertemuan kali ini yakni KEBIASAAN dan KETEKUNAN. Pernahkah anda mendengar pepatah 'ala bisa karena biasa'? Suatu kegiatan akan mudah terlaksana dan diselesaikan, karena proses kerjanya sudah biasa dilakukan sebelumnya. Seperti halnya pelajaran matematika, fisika, kimia, serta pelajaran lainnya yang membutu...
6 Wasiat Nabi Saw - Materi Ceramah
CERAMAH RAMADHAN 2025 6 Wasiat Nabi Saw - Materi Ceramah by : Zaharuddin Pemimpin yang memerintahkan kepada yang keji dan mungkar maka tidak perlu di patuhi Assalamu Alaikum warahmatullah wabaraktuh Alhamdulillah rabbil alamin, nahmaduhu wanastainuhi wanastagfiruh wanaudzubillah min syururi ampusina wasayyiati a'malina, man yahdillah falamudillalah waman yudlil fala hadiyalah. Wassalatu wassalamu ala asyrafil anbiyai walmursalin, sayyidina muhammadin waala alih waashabih ajmain. Ammaa ba'du. Sebuah kesyukuran besar bagi kaum muslimin karena telah dianugrahi pedoman / petunjuk ke jalan yang lurus, tuntunan agar mampu menitih jalan yang tepat menuju kebahagiaan abadi di akhirat kelak yakni Al quran dan hadis Nabi Saw yang sebaiknya dipegang teguh agar iman tidak goyang sebelum hari kiamat terjadi. Olehnya itu, patut mengirimkan salawat dan salam kepada Nabi Muhammad karena telah menyampaikan , menjelaskan, dan membimbing kaum muslimin agar senantiasa konsisten bera...
CONTOH MUKJIZAT AL-QUR'AN
Assalamu Alaikum Wr. Wb. Mukjizat adalah berasal dari bahasa Arab yaitu A'jaza yang bisa berarti melemahkan, menjadikan sesuatu tidak mampu menandinginya. Jika dikaitkan dengan kehidupan kenabian maka mukjizat ini tentang kelebihan dan keistimewaan seorang Nabi dan tak satupun manusia yang bisa menandinginya. Sebagai contoh adalah Mukjizat al-Qur'an yang tak satupun yang bisa melampaui keistimewaan dari al-Qur'an. APA ITU MUKJIZAT ? Bapak Qurais shihab menyebutkan bahwa peristiwa yang luar biasa pada seorang Nabi yang membuktikan kenabiannya saat di tantang orang lain dan tidak dapat melawannya. Mukjizat al-Qur'an bukan berarti untuk melemahkan manusia, akan tetapi dia datang sebagai petunjuk atas kebenarannya dan Rasul yang membawanya. Kita dapat melihat ciri ciri atau aspek sebuah mukjizat, di antarnya seperti : 1. Kejadian Luar Biasa Maksudnya adalah sesuatu yang terjadi di luar dari jangkauan nalar, dan tid...
MEMAHAMI AYAT DENGAN AYAT - TAFSIR BIL MA'TSUR
MEMAHAMI AYAT DENGAN AYAT - TAFSIR BIL MA'TSUR by : Zaharuddin Assalamu Alaikum Wr. Wb. Perkenankan, pembahasan singkat dalam memahami ayat al-Qur'an dengan menggunakan ayat lain yang bisa dikenal dalam istilah metode tafsir bi al-ma'tsur . cara ini sudah diterapkan oleh para ulama kita khususnya yang bergelut dalam dunia tafsir al-Qur'an. Cara ini dilakukan oleh mereka karena pada umumnya, jika kita memperhatikan ayat al-Qur'an dan juga disertai dengan artinya bahwa terlihat di banyak ayat yang menjelaskan sendiri makna suatu ayat. Kita akan mengupas sedikit mengenai tafsir, bahwa secara bahasa Arab " fassara " artinya menjelaskan atau menerangkan sehingga bentuk isimnya "tafsir" berarti penjelasan atau keterangan. penjelasan ini bisa dilihat dalam buku studi ilmu al-Qur'an oleh Muhammad Ali. begitupula tafsir dalam istilah adalah suatu ilmu dalam menerangkan, menjelaskan dan memahami ayat al-Qur'an yang diturunkan kep...
20 ARTIKEL PILIHAN UNTUK ANDA
- PERBEDAAN Kebaikan dan Keburukan Dalam Hadis
- Peduli Sosial Menurut Hadis - Balasan Saling Membantu
- Penyebab Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan
- NILAI KEBAIKAN DAN KEBURUKAN berdasarkan Hadis
- Saat Jibril Berwujud Manusia - Ajarkan Islam Iman dan Ihsan
- Cara Agar Amalan Disukai Allah - KECIL TAPI DAHSYAT,
- IMAN BERKURANG KARENA MAKSIAT
- HAL YANG JARANG DIKETAHUI TENTANG ORANG TUA
- CONTOH MUKJIZAT AL-QUR'AN
- CARA MEMAHAMI MAKNA AYAT
- Janji Allah dan Janji Manusia
- PENGANTAR CARA MEMAHAMI HADIS
- Hadis tentang Larangan Menyiksa Hewan
- MEMAHAMI AYAT DENGAN AYAT - TAFSIR BIL MA'TSUR
- UKHUWAH ISLAMIYAH MASA CORONA
- SILATURRAHIM BUKAN SEKEDAR PERINTAH
- CARA MENYAMBUNG SILATURRAHIM
- HADIS TENTANG KESEHATAN DAN WAKTU LUANG
- FAEDAH BACA AL-QUR'AN DAN TERJEMAHNYA
- BERLOMBA KEBAIKAN DALAM RAMADHAN
Comments
Post a Comment