Ketika Allah Jatuh Cinta - Zuhud

BUKAN CUMA MANUSIA , ALLAH PUN JATUH CINTA
HADIS TENTANG ALLAH MENCINTAI ORANG ZUHUD
by Zaharuddin

"Jangan sedih karena peristiwa malam-malam hari-
Peristiwa di dunia tidak ada yang kekal abadi"
(Imam Syafi'i / W. 204 H - Balagatul Hukama by. Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A)

Assalamu Alaikum Wr. Wb.

Pertama-tama, sebaiknya di mulai dengan kata al-hamdulillah  atas atas nikmat iman dalam hati kita semua, begitupula salawat dan taslim kepada Nabi Muhammad yang telah diutus menyempurnakan agama islam.

         Kita sudah sering membahas tentang  amal ibadah, mulai dari berniat melaksanakannya, konsisten, dan lain sebagainya. Bahkan amalan yang paling disukai oleh Allah. Olehnya itu, teruslah memaksimalkan diri dalam beribadah, buatlah ibadah itu menjadi rutinitas yang mendarah daging dalam diri kita, sehingga menjadi kebiasaan baik. Dengan sendirinya kita merasa terpukul menyesal bila tidak melakukannya. Dengan terbiasa akan sesuatu, dekat dengan sesuatu, maka kita akan menjadi akrab dan suka sama sesuatu itu.

        Pada pertemuan yang penuh mubarakah ini, saya diberitahukan oleh istri saya untuk membahas sesuatu tentang cinta tapi berhubungan dengan ibadah. selain daripada paragraph di atas yang merupakan proses sehingga suka pada sesuatu. Saya juga kembali membuka sebuah hadis yang berkaitan dengan cinta. Hanya saja, hadis yang saya pilih adalah tentang Allah cinta kepada hambanya dengan suatu perbuatan. Bagaimana menurut istri/suami saudara bila kita lebih cinta kepada Allah dibandingkan kepada dirinya ?

AMAL PERBUATAN YANG MEMBUAT ALLAH JADI  JATUH CINTA

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh ibn Majah, :

(Klik Gambar - Teks Lebih Jelas)

Walau status hadis ini tidak sampai kepada hadis sahih tapi hadis ini masih kuat untuk dijadikan referensi karena kualitasnya tidak sampai status lemah juga, yakni ia adalah hadis hasan yang merupakan pertengahan antara lemah dan kuat. Penjelasan mengenai hal ini, akan di bahas dalam tema khsusus pada label al-qur'an dan hadis dalam situs ini.

          Kita kembali ke topik, dalam hadis diterangkan bahwa pada masa Nabi Saw, ada seseorang yang datang kepada Nabi agar diberitahkan amalan yang jika dikerjakan maka orang itu akan dicintai oleh Allah. Pada saat itu juga Nabi menjawab dan memerintah orang itu untuk berlaku zuhud.

Zuhud itu sendiri telah di gambarkan oleh imam al-Nawawiy dalam syarahnya tentang hadis di atas sebagaimana berikut:

(Klik Gambar - Teks Lebih Jelas)

imam al-Nawawiy  menerangkan bahwa Rasulullah sendiri telah menganjurkan untuk zuhud yakni tidak terlalu memandang urusan dunia dan dan bahkan meninggalkannya. "zuhud" itu sendiri secara bahasa tidak menyukai, tidak menginginkan, dan meninggalkan sesuatu. Jika dikaitkan dengan dunia maka tidak menyukai dunia dalam hal ini tidak menyukai urusan dunia. dengan mengatakan sebuah cara yaitu kun fid dunya kaannaka garibun aw abiri sabili bahwasannya jadikanlah dirimu bagaikan orang asing terhadap urusan dunia atau orang yang lagi mengembara. karena cinta kepada dunia itu sumber utama dari segala kesalahan.

         Hal ini disaranakan beliau karena dalam hadis lain bahwa beliau menerangkan bahwasannya zuhud terhadap dunia itu akan menyenangkan dan membantu hati manusia di dunia dan di akhirat, akan tetapi senang terhadap urusan dunia maka akan membuat hati menjadi lelah dan penat di dunia dan juga di akhirat.

CINTA KECIL DAN CINTA BESAR

Dunia ini hanya sementara, dan urusan bekal hari akhirat itu menemani kita dalam melihat kehidupan kita yang sesungguhnya di akhirat nanti. Ketika hadis di atas menganjurkan kita untuk zuhud terhadap urusan dunia maka apakah yang akan kita lakukan ?

Dalam hadis dikatakan bahwa jika kita zuhud terhadap dunia maka Allah akan mencintai kita. Allah itu Maha Besar maka jika kita dicintai Allah maka kita memiliki cinta yang besar. Sebaliknya, jika dunia itu semantar atau kecil maka cinta kita itu kecil.

Selama hidup bersama orang yang kita cintai maka apa yang akan kita rasakan, tentu suatu kebahagian. di sayangi, dipedulikan, diperhatikan, dan dirawat bersama orang yang kita cintai. Hal ini bisa saja terjadi pada cinta kita kepada Allah, sebagaimana hadis :

(Klik Gambar - Teks Lebih Jelas)

Hadis ini berasal dari riwayat al-turmudziy denga kualitas hasan, bahwasannya jika kita menjaga Allah maka Allah juga akan menjaga kita. Kata "menjaga" dapat dilihat pada syarah imam al-Nawawiy pada hadis di atas :

(Klik Gambar - Teks Lebih Jelas)

Makna kata "jaga-dijaga" bermakna taat kita kepada Allah dan menajuhi larangan Allah. memiliki makna yang sama saat kita ingin dicintai Allah maka kita zuhud dari dunia dan mementingkan urusan akhirat maka Allah akan mencnitai kita. Dengan demikian, Jagalah Allah dengan mengerjakan perintah dan jauhi larangannya maka Allah juga akan mencintai kita dengan menjaga kita. Apakah anda bisa memperediksi bila Allah akan menjaga kita, menyayangi kita atau mencintai kita ? ini adalah dambaan yang luar biasa. dan semoga kita semua di cintai Allah.

BUKAN CUMA ALLAH, MANUSIA PUN JATUH CINTA

Masih kembali kepada hadis yang utama yaitu tentang zuhud di dunia, maka Allah akan jatuh cinta. Kata zuhud juga berhubungan dengan aktifitas manusia, sebagaimana dalam hadis bahwa berbuat zuhudlah engkau terhadap apa yang dimiliki orang lain maka engkau akan di cintai orang-orang. Berarti tidak meyukai dan mengabaikan apa yang dicintai orang lain.

        Saya ingin bertanya, jika anda menyukai seseornag dan orang lain juga menyukainya, maka apa yang akan terjadi pada anda ? marah, cemburu, bersegera mengamnnkannya, atau merelakannya ? silahkan jawab sendiri dalam hati. tapi ada umumnya adalah manusia mempunyai hasrat ingin memiliki hal yang disukainya. Maka dalam hadis mengatakan hindarilah yang di sukai orang, karena jangan sampai membuat orang marah sehiggaa terjadi persaingan yang tidak sehat, dalam hal ini kejadian dan tingkah laku yang tidak diinginkan. Maka berbuat zuhudlah pada hal itu. Dapat juga dilihat pada syarah hadis di bawah ini :

(Klik Gambar - Teks Lebih Jelas)

Janganlah biarkan hati anda terpikat pada apa yang dimiliki orang lain, berbuat zuhudlah terhadap sesuatu itu, karena itu tak akan berarti apa-apa. bahkan bisa menimbulkan kebencian dan kemarahan kepada anda. contoh yang paling kasar adalah janganlah engkau menyukai dan mencintai istri orang lain.

Ketika kita sudah menerapkan saran dari hadis, bahkan menghargai dan memuji apa yang dimiliki oleh orang lain maka kita akan mendapatkan pertemanan dari orang itu, persahabatan, dan saling membina persaudaraan antara kita.

jadi, jika kita memiliki sikaf zuhud seperti di atas, bukan cuma manusia yang akan akrab dan sayang  kepada kita tetapi Allah pun akan mencintai kita.

Saya ingin menutup perjumpaan ini dengan mengutip sebuah ayat dalam QS. Ali Ali Imran /3 : 31 :

(Klik Gambar - Teks Lebih Jelas)

Cobalah berdoa dengan menggunakan ayat ini, dalam shalat atau di luar shalat,  niatkanlah agar kasih sayang kepada keluarga bisa terbina sakinah mawaddah warahmah, dan usapkan ke muka istri, anak. Ada juga orang yang mencobanya dengan perantara air minum, semoga Allah memberi hidayah kepada kita dengan terus membaca al-Qur'an.

Ada banyak dalil lain tentang Allah jatuh cinta kepada hambanya, Seperti :
1. Allah mencintai orang yang sabar, QS ali Imran : 146.
2. Allah mencintai orang bersih  QS al-baqarah : 222
3. Allah mencintai orang yang bertaubat QS al-baqarah : 222
4. Allah mencintai orang yang bertaqwa, QS ali Imran : 76
5.Allah mencintai orang yang bertwakkal , QS ali Imran : 159.
6.Allah mencintai orang yang berbuat adil, QS al-Maidah : 42
7.Allah mencintai orang yang berjihad, QS. Shaff : 4
8.Allah mencintai orang yang mengikuti Nabi, QS ali Imran : 31.
9 Allah mencintai orang yang yang berbuat kebaikan ,QS ali Imran : 134.


Demikian pertemuan kita kali ini, alangkah hebatnya orang yang memanfaatkan dunia sebagai pengantara menuju ridha Allah, maka akan terjadi keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat.

Sekian
Wassalam

Comments

Popular posts from this blog

Corona Covid 19 Ajang Renungan Introspeksi Giat beribadah

DETIK TERAKHIR RAMADHAN - Sudahkah Anda ?

Cara Mengontrol Niat Positif dan Mindset sebagai Motivasi Ibadah

COVID 19 DAN TANTANGAN DUNIA PENDIDIKAN BERBASIS KARAKTER

Puasa Syawal Berurutan atau Tidak ?

Keistimewaan Bulan Ramadhan

Power of Word - RAHASIA DIBALIK UCAPAN

HADIS TENTANG KESEHATAN DAN WAKTU LUANG

Hadis tentang Larangan Menyiksa Hewan