Search This Blog

Saturday, May 9, 2020

Cara Agar Amalan Disukai Allah

KECIL TAPI DAHSYAT, SEPELE TAPI MANFAAT BESAR -
AMALAN PALING DISUKAI ALLAH
by : Zaharuddin

Assalamu Alaikum wr. wb.

Marilah senantiasa mengucapkan alhamdulillah sebagai rasa syukur kita kepada Allah, walau hanya sekedar ucapan baik. tapi jika dirutinkan maka akan menjadi sesuatu yang besar manfaatnya. Serta salawat dan salam kepada Nabi besar kita Muhammad Saw, Nabi sebagai tauladan kita menuju hari kemudian.

       Saat masa pandemi corona, pembatasan sosial diupayakan tetap terjaga sampai saat di tetapkannya waktu dan zona aman dari virus. olehnya itu, tetaplah bekerja di rumah, work from home, tetap di rumah, kurangi aktifitas luar yang tidak teralu pentiing demi menyayangi diri kita, keluarga kita, anak, serta orang lain di sekitar kita.

        Selama masa pembatasan sosial ini, saya ingin mengutarakan satu atau beberapa hadis yang mungkin cocok untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan setelah pembatasan sosial ini, bila kita tetap rutin dalam mengamalkan hadis ini maka itu akan labih baik untuk orang yang mengamalkannya.

        Pernahkah anda mendengar ungkapan, "kecil-kecil tapi pedas" ? saya ingin menjabarkannya dalam pembahasan kali ini ke dalam hal yang bernilai ibadah. Suatu hadis dari Imam Bukhariy :

( Klik Gambar - Lebih Jelas )

Dalam hadis di atas, bahwa Nabi sangat menyukai sebuah amalan yang sifatnya rutin. Rutin dalam artian selalu di kerjakan dan berturut-turut atau konsisten. Jangankan sebuah kewajiban yang semestinya konsisten untuk di kerjakan, tapi amalan yang kecil yang bila dikerjakan rutin maka akan tetap disukai oleh Nabi. Dalam hadis lain dari Imam Muslim :

( Klik Gambar - Lebih Jelas )

Riwayat dari imam Muslim memberi penjelasan lanjutan dari hadis yang diriwayatkan Bukhariy. Beliau menambahkan bahwa Amalan yang di sukai oleh Allah itu yang rutin atau konsisten. Tapi beliau juga menambahkan bahwa amalan yang konsisten itu walau ia adalah amalan yang kecil.

        Sedikit ada perbedaan teks antara Bukhariy dan Muslim, Bukhariy mengatakan "disukai oleh Nabi" sementara Muslim "disukai oleh Allah". Sebenarnya tidak ada perbedaan, karena keduanya  masih bisa dikonfromikan bahwa Jika amal itu disukai Allah maka Nabi pasti akan suka juga dengan amalan itu, begitpun sebaliknya. Dan saya kira tidak ada masalah mengenai hal ini.

       Dalam Riwayat Imam Muslim, amalan kecil dan konsisten dipahami oleh imam al-Nawawiy sebagai syarah dalam hadis ini bahwa amalan yang jumlahnya sedikit tapi konsisten lebih baik dibandingkan dengan amalam yang jumlahnya besar tapi hanya dikerjakan sekali dan tidak sering, demikian menurut imam al-Nawawiy terkait hadis dari Muslim.

        Sebagai contoh,dalam masa PSBB, sosial distance, work from home, jaga jarak, selama masih dalam rumah maka mengganti pekerjaan untuk lebih banyak beribadah, berzikir dan sebagainya. mengaji atau membaca al-Qur'an setiap selesai shalat 5 waktu sebanyak 2 lembar dan dilakukan sesering mungkin dan konsiten, maka menurut imam Nawawiy bahwa itu lebih baik bila mengaji langsung 2 atau 3 juz tapi hanya sekali dalam seminggu. Tarulah dari sisi jumlah mungkin lebih banyak yang sekaligus, tapi di sisi pembiasaan dan ketekunan dalam ibadah yang konsisten walau hanya jumlahnya lebih minim, maka akan menghasilkan manfaat yang lebih besar lagi.

BACA JUGA : Cara Agar Konsisten dalam Beribadah : Faktor Kebiasaan dan ketekunan dan Mengontrol Niat dan Mindset

        Tapi, bila kita memiliki kemampuan untuk melakukan amalan dalam jumlah dan kafasitas besar dan mampu konsisten dalam melakukannya, saya kira itu akan lebih baik lagi. coba anda bandingkan, sedikit tapi sering itu baik, banyak dan sering itu pasti lebih baik. Tapi bukan itu yang ingin di sampaikan dalam hadis. karena saya pribadi memahaminya bahwa amalan kecil yang rutin saja di sukai oleh Allah, Apalagi bila amalan besar dan rutin. dan hasilnya pasti jauh lebih besar.

        Hadis hanya memberikan motivasi kepada kita untuk senantiasa tekun dalam mengerjakan amalan amalan yang positif dan sesuai dengan ajaran agama Islam. dan yang paling penting adalah konsisten dalam beribadah walau itu hanyakah ibadah kecil. Saya kira ini adalah cara yang bisa ditempuh agar Allah melirik dengan nilai plus dan menyukai amalan yang kita lakukan yakni dengan cara yang konsisten, berturut-turut, rutin.

Jangan pernah menganggap remeh sesuatu yang kecil, walau itu adalah sebuah dosa kecil maka wajib untuk dihindari. Dalam ungkapan "SEDIKIT DEMI SEDIKIT, LAMA-LAMA JADI BUKIT"

ARTIKEL TERKAIT : Iman Berkurang Karena Maksiat

Akhir kalam
Wassalam

No comments:

Post a Comment

ARTIKEL POPULER

ARTIKEL BERSPONSOR

FOLLOW SITE